Minggu, 26 April 2026

Berita Aceh Hari Ini

Buku Didong dan Tari Guel Diluncurkan, ISBI Aceh akan Dirikan LK Ara Corner

Buku Didong dan Tari Guel dari Gayo Aceh karya penyair dan budayawan LK Ara diluncurkan, di Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mawaddatul Husna
FOTO IST
PELUNCURAN BUKU - Rektor ISBI Aceh, Prof Wildan dan Rahmat Miko dalam acara peluncuran dan diskusi buku karya LK Ara di PDS HB Jassin Jakarta, Kamis (24/7/2025). Diskusi dipandu penyair Fikar W Eda. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

TRIBUNGAYO. COM, JAKARTA – Buku Didong dan Tari Guel dari Gayo Aceh karya penyair dan budayawan LK Ara diluncurkan dalam acara yang digelar di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Peluncuran ditandai dengan penyerahan buku oleh LK Ara kepada Prof Dr Rahmat Salam, tokoh masyarakat Gayo dan akademisi yang juga Ketua KP3 ALA. 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Taman Sastra Indonesia, Komunitas Musikalisasi Puisi Indonesia, dan PDS HB Jassin.

Serta diisi dengan pembacaan puisi karya LK Ara oleh sejumlah seniman, termasuk aktor dan sutradara Jose Rizal Manua, Le Putra dari Taman Iskandar Muda, dan Putra Gara dari Bogor.

Ketua TISI Octavianus Masheka menyampaikan penghargaan kepada PDS HB Jassin dan Dispusip Jakarta serta LK Ara karena pelincurna buku bisa diselenggarakan di tempat itu. 

"Kami sampaikan terima kasih juga kepad aoenyair dan para pembicara dalam diskusi ini, " ujar Octavianus Masheka yang juga orbysir dan aktor. 

Rektor ISBI Aceh, Prof Dr Wildan MPd menilai buku ini penting sebagai dokumentasi dan bahan kajian seni tradisi Gayo.

Ia juga mengumumkan rencana pendirian “LK Ara Corner” di kampus ISBI Aceh sebagai ruang khusus arsip dan apresiasi karya-karya LK Ara.

Prof Wildan menyebut buku ini adalah bentuk perlawanan terhadap pelupaan budaya, dan akan menjadi sumber cahaya bagi pelestarian seni Gayo di masa depan.

Rahmat Miko, generasi milenial menilai LK Ara adalah sosok inspiratif generasi muda.

"Di usia tidak muda lagi, tapi masih tetap produktif dan kreatif. Terus terang kami cemburu," kata Rahmat Miko. 

Diskusi buku dipandu oleh penyair dan jurnalis Fikar WEda, yang menghubungkan nilai sastra dengan pelestarian budaya lokal.

Sekilas tentang LK Ara

LK Ara adalah nama pena dari Lesik Keti Ara, seorang maestro sastra Indonesia yang berasal dari Takengon, Aceh Tengah.

Ia lahir pada 12 November 1937 dan dikenal luas sebagai penyair, budayawan, dan pelestari tradisi Gayo.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved