Senin, 8 Juni 2026

HUT RI ke 80

Taptu dan Pawai Obor Warnai Malam HUT RI ke-80 di Aceh Tengah

Tradisi Taptu yang dilanjutkan dengan pawai obor bukan hanya seremoni tahunan, melainkan tradisi penuh makna yang diwariskan dari dunia kemiliteran.

Tayang:
Editor: Sri Widya Rahma
TribunGayo.com
PAWAI OBOR - Pawai anggota Pramuka di Aceh Tengah mulai dari Pendopo Aceh Tengah keliling ke arah wariji kemudian kembali lagi ke pendopo Aceh tengah. Rabu (16/8/2023) malam. Pada Sabtu (16/8/2025) malam, ribuan warga memadati jalan utama untuk menyaksikan Pawai Obor dan Upacara Taptu, sebuah tradisi penuh nilai sejarah yang terus dilestarikan di Kabupaten Aceh Tengah. 

TRIBUNGAYO.COM - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), suasana malam di Kota Takengon berubah menjadi panggung cahaya yang memukau.

Pada Sabtu (16/8/2025) malam, ribuan warga memadati jalan utama untuk menyaksikan Pawai Obor dan Upacara Taptu, sebuah tradisi penuh nilai sejarah yang terus dilestarikan di Kabupaten Aceh Tengah.

Pawai Obor Jadi Magnet Antusiasme Warga

Ribuan obor menyala menerangi sepanjang jalan, menciptakan pemandangan spektakuler di bawah langit malam Takengon.

Sorak sorai warga yang berdiri di kanan-kiri jalan menambah semarak suasana.

Banyak dari mereka mengabadikan momen ini melalui ponsel, membagikannya ke media sosial, menjadikan pawai ini viral di berbagai platform.

Pawai ini diawali dengan Upacara Taptu yang dipimpin oleh Bupati Aceh Tengah, Drs Haili Yoga MSi, selaku Inspektur Upacara.

Setelah itu, ribuan peserta dari berbagai elemen TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, pelajar pramuka, hingga masyarakat umum melanjutkan dengan Pawai Obor.

Simbol Semangat Perjuangan dan Persatuan

Derap langkah peserta yang berpadu dengan cahaya obor yang bergoyang diterpa angin malam menciptakan suasana heroik dan membangkitkan semangat kebersamaan.

Setiap hentakan kaki seolah menggaungkan pesan persatuan, sementara cahaya api yang menyala menjadi simbol semangat perjuangan yang tak pernah padam.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, MSP, jajaran Forkopimda, Pj Sekda, kepala SKPK, Camat serta tokoh masyarakat.

Kebersamaan para pejabat dan masyarakat di tengah malam peringatan ini menjadi gambaran nyata kuatnya persatuan dan kekompakan di Aceh Tengah.

Tradisi Taptu dan Pawai Obor

Tradisi Taptu yang dilanjutkan dengan pawai obor bukan hanya seremoni tahunan, melainkan tradisi penuh makna yang diwariskan dari dunia kemiliteran.

Dengan barisan teratur, lantunan musik baris-berbaris, dan cahaya obor yang menyala, Taptu mengajarkan nilai penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa.

Sepanjang jalan utama Kota Takengon, ribuan obor, hingga yel yel yang bergema dibawa peserta menciptakan kerlap-kerlip cahaya yang memesona.

Masyarakat yang berdiri di kiri kanan jalan tampak antusias, bersorak riang, mengabadikan setiap momen dengan gawai mereka, dan sesekali memberi semangat kepada barisan yang melintas.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved