Berita Aceh Tengah Hari Ini
Black Coffee: Dari Tanah Gayo Menuju Panggung Dunia
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menyatakan dukungannya terhadap film Black Coffee.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Sri Widya Rahma
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
TRIBUN GAYO.COM, JAKARTA - Film Black Coffee yang lahir dari dataran tinggi Gayo, Aceh, siap mengharumkan nama Indonesia di ajang perfilman internasional.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menyatakan dukungannya terhadap film ini, yang tidak hanya mengangkat kopi Gayo, salah satu komoditas terbaik dunia tetapi juga menampilkan kekayaan budaya masyarakat Gayo.
Dibintangi oleh aktor-aktor ternama seperti Reza Rahadian, Ine Febriyanti, dan Asmara Abigail, film ini menghadirkan kolaborasi antara sineas nasional dan talenta lokal Gayo.
Kisahnya berpusat pada kehidupan seorang petani kopi tunanetra, dengan akhir cerita sederhana namun sarat makna tentang harapan.
Sutradara Jeremias Nyangoen atau Jerry bersama Tim Black Coffee diterima di Kementerian Luar Negeri, Senin (29/9/2025).
Dalam pertemuan itu Jerry mengungkapkan bahwa Black Coffee merupakan representasi budaya Indonesia sekaligus bentuk diplomasi kreatif.
“Awalnya kami membidik Berlin, namun waktu persiapan terbatas. Akhirnya kami memilih Venesia agar lebih matang.
Film ini spesial, karena bukan hanya tentang kopi dan petani, tetapi juga simbol kebanggaan: Menlu kita berasal dari Gayo. Jadi film ini sekaligus pesan diplomasi budaya,” jelas Jerry.
Direktur Informasi Publik Kemenlu, Ani Nigeriwati menilai film ini sebagai bagian dari soft power Indonesia.
“Kemenlu siap mendukung dengan jalur komunikasi ke kedutaan dan diaspora. Jika ada kebutuhan diplomasi untuk festival, kami akan informasikan ke perwakilan di luar negeri.
Black Coffee bukan sekadar film, melainkan juga promosi negara,” ujar Ani Nigeriwati.
Tokoh muda Gayo, Irmansyah menekankan bahwa kopi dan budaya adalah identitas masyarakat Gayo.
“Kopi menjadi sumber kehidupan bagi orang Gayo. Dari kopi, kita bisa sekolah, bahkan beribadah ke Baitullah.
Film ini juga menampilkan Danau Laut Tawar sebagai ikon Aceh Tengah, sehingga menjadi sarana diplomasi untuk kemajuan wilayah tengah Aceh,” katanya.
Black Coffee
film
kopi
Gayo
petani
Reza Rahadian
Jeremy Thomas
Kemlu RI
Aceh
Takengon
Aceh Tengah
Bener Meriah
TribunGayo.com
berita tribun gayo hari ini
| Kader Golkar Aceh Tengah Sesalkan Spanduk Provokatif Serang Ketua Golkar Aceh |
|
|---|
| Pemkab Aceh Tengah Tiadakan Seluruh Rangkaian HUT ke 447 Kota Takengon, Termasuk Pacuan Kuda |
|
|---|
| Cabuli Remaja Dibawah Umur, Polres Aceh Tengah Tangkap Pemuda Asal Bener Meriah |
|
|---|
| 235 Jemaah Haji Aceh Tengah Berangkat 10 Mei, Masuk Kloter 5 Bersama Bireuen |
|
|---|
| Dua Kampung di Aceh Tengah Raih Penghargaan Website dan Media Sosial Terbaik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Delegasi-Black-Coffee-saat-diterima-di-Kemenlu-RI.jpg)