Kamis, 7 Mei 2026

Desember Kopi Gayo 2026

SAGI IMAJI, Rumah Produksi di Balik “Bik Uni Inen Iko: Perempuan, Kopi dan Keteguhan

SAGI IMAJI hadir sebagai rumah produksi kreatif yang memadukan kekuatan visual dan literasi dalam satu napas karya.

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mawaddatul Husna
ISTIMEWA
PENGGARAPAN FILM DOKUMENTER - Tim SAGI IMAJI saat menggrap film dokumenter "Bik Uni Inen Iko". SAGI IMAJI hadir sebagai rumah produksi kreatif yang memadukan kekuatan visual dan literasi dalam satu napas karya. 

Ringkasan Berita:
  • SAGI IMAJI hadir sebagai rumah produksi kreatif yang memadukan kekuatan visual dan literasi dalam satu napas karya.
  • Berangkat dari semangat kolektif para kreator lintas disiplin film, media, dan kepenulisan SAGI IMAJI tumbuh menjadi ruang kolaboratif yang tidak hanya memproduksi karya, tetapi juga merawat gagasan.
  • SAGI IMAJI diperkuat oleh satu tim kerja Win Gemade, Asmira Dieni, Nurul Hafiza, Noval Halis, dan Jefri Syahru, telah memperlihatkan potensi mereka di bidang sinematografi. 

TribunGayo.com, TAKENGON - SAGI IMAJI hadir sebagai rumah produksi kreatif yang memadukan kekuatan visual dan literasi dalam satu napas karya.

Berangkat dari semangat kolektif para kreator lintas disiplin film, media, dan kepenulisan SAGI IMAJI tumbuh menjadi ruang kolaboratif yang tidak hanya memproduksi karya, tetapi juga merawat gagasan.

Dalam pengerjaan film dokumenter “Bik Uni Inen Iko: Perempuan, Kopi, dan Keteguhan”,  yang ditayangkan dalam acara "Sengkewe Sepanjang Musim" diselenggarakan Komunitas Desember Kopi Gayo atas dukungan Dana Indonesia, LPDP dan Kementerian Kebudayaan.

SAGI IMAJI menunjukkan karakter kuatnya sebagai pencerita visual yang peka terhadap realitas sosial.

Film ini tidak sekadar merekam sosok perempuan dalam lanskap kopi Gayo, tetapi juga menggali lapisan keteguhan, identitas, dan relasi manusia dengan alam serta tradisi.

SAGI IMAJI diperkuat oleh satu tim kerja Win Gemade, Asmira Dieni, Nurul Hafiza, Noval Halis, dan Jefri Syahru, telah memperlihatkan potensi mereka di bidang sinematografi. 

Saat menggarap film dokumenter "Bik Uni Inen Iko Perempuan Gayo, Kopi dan Keteguhan" tim dibawah koordinasi Win Gemade dan Asmira Dieni bekerja sangat cepat dan cermat.

Meski waktu persiapan relatif singkat, namun berhasil memberi capaian maksimal. 

Bagi SAGI IMAJI, setiap medium adalah cara untuk menyampaikan makna.

Tidak hanya melalui film, mereka juga aktif mengembangkan karya tulis seperti artikel, berita, dan puisi.

Pendekatan ini menjadikan setiap karya mereka tidak berhenti pada estetika visual, tetapi juga menyentuh kedalaman refleksi.

Didukung Tim yang Memiliki Kompetensi

Didukung oleh tim yang memiliki kompetensi dalam penyutradaraan, penulisan naskah, sinematografi, editing, hingga jurnalistik dan penulisan kreatif, SAGI IMAJI menempatkan storytelling sebagai inti dari setiap proses produksi.

Dalam setiap langkahnya, mereka berupaya menghadirkan karya yang tidak hanya kuat secara visual.

Tetapi juga relevan secara sosial dan berdampak bagi masyarakat sejalan dengan visi mereka untuk menjadi rumah produksi yang inovatif dan adaptif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai misi yang terintegrasi dalam praktik kerja sehari-hari menghasilkan karya yang mengedepankan kualitas, estetika, dan kekuatan cerita.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved