Banjir Landa Bener Meriah
Bener Meriah Dilanda Krisis BBM, Hambat Proses Evakuasi, Sekda: Stok Tinggal Dua Hari
Stok BBM untuk operasional tim evakuasi dan logistik di Bener Meriah dilaporkan tersisa untuk dua hari kedepan.
Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
Ringkasan Berita:
- Informasi yang diterima dari Pemkab Bener Meriah, Minggu (30/11/2025) bahwa stok BBM untuk operasional tim evakuasi dan logistik dilaporkan tersisa untuk dua hari ke depan.
- "Karena jika krisis BBM ini terus berlanjut, diperkirakan ribuan warga yang masih terisolir terancam kelaparan karena tidak dapat disalurkan logistik," keluh Sekda.
- Sementara pantauan di lapangan kondisi krisis BBM semakin mencekam dalam dua hari terakhir menyusul terganggunya pasokan bahan bakar tersebut.
Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Situasi darurat pascabanjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Bener Meriah semakin memburuk dengan adanya laporan kritis mengenai minimnya ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Informasi yang diterima dari Pemkab Bener Meriah, Minggu (30/11/2025) bahwa stok BBM untuk operasional tim evakuasi dan logistik dilaporkan tersisa untuk dua hari kedepan.
Karenanya akan menghambat upaya penyelamatan dan distribusi bantuan di sejumlah titik yang kini dilaporkan masih terisolasi di sejumlah Kecamatan di Bener Meriah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bener Meriah, Riswandika Putra membenarkan jika stok BBM di Bener Meriah untuk keperluan penanggulan bencana diperkirakan hanya bertahan selama dua hari kedepan.
"Stok BBM dua hari ini khusus untuk keperluan proses evakuasi, termasuk operasional rumah sakit dan dapur umum.
Kalau untuk masyarakat memang sudah tidak ada sama sekali," ujarnya.
Menurutnya, keterbatasan BBM akan menjadi kendala utama bagi tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan dalam menjangkau korban di wilayah-wilayah yang kini masih terisolasi.
"Jadi ada beberapa Kecamatan yang masih terisolir, kami sudah mengerahkan semua alat berat untuk menembus wilayah-wilayah itu.
Cuma BBM khususnya solar tinggal cukup untuk dua hari operasi," bebernya.
Karena itu Sekda berharap bantuan dari Pemerintah Provinsi maupun pusat untuk segera tiba di Bener Meriah.
Termasuk kemungkinan menggunakan jalur udara, untuk memasok pasokan BBM ke Bener Meriah.
"Karena jika krisis BBM ini terus berlanjut, diperkirakan ribuan warga yang masih terisolir terancam kelaparan karena tidak dapat disalurkan logistik," keluh Sekda.
Krisis BBM Semakin Mencekam
Sementara pantauan di lapangan kondisi krisis BBM semakin mencekam dalam dua hari terakhir menyusul terganggunya pasokan bahan bakar tersebut.
Ribuan warga memadati SPBU, menciptakan antrean kendaraan yang mengular panjang hingga meluber ke jalan raya.
Bener Meriah
Redelong
BBM
Bahan Bakar Minyak
banjir
longsor
krisis bahan bakar
berita gayo hari ini
TribunGayo.com
| 1.792 Unit Rumah Warga Rusak di Bener Meriah, Pemkab Mulai Finalisasi Data Hunian Sementara |
|
|---|
| Pasca Bener Meriah Diguyur Hujan Deras, Akses Jalan Bireuen–Takengon Terpantau Aman |
|
|---|
| Hujan Deras Guyur Bener Meriah, Warga Panik dan Jalan KKA Lumpuh Lagi |
|
|---|
| Pascabencana Warga Bener Meriah Mulai Terserang Penyakit, IDI Intensifkan Penanganan |
|
|---|
| Brimob Bantu Pembuatan Jembatan Darurat di Kampung Umah Besi Bener Meriah, Kini Bisa Dilewati Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/ANTREAN-WARGA-DI-SPBU-1.jpg)