Minggu, 14 Juni 2026

Banjir Landa Bener Meriah

Bener Meriah Dilanda Krisis BBM, Hambat Proses Evakuasi, Sekda: Stok Tinggal Dua Hari

Stok BBM untuk operasional tim evakuasi dan logistik di Bener Meriah dilaporkan tersisa untuk dua hari kedepan.

Tayang:
Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
TribunGayo.com/Bustami
WARGA MENGANTRE BBM - Ribuan warga mengantre BBM di SPBU Pante Raya, Bener Meriah, Sabtu (29/11/2025). Pantauan di lapangan kondisi krisis BBM semakin mencekam dalam dua hari terakhir menyusul terganggunya pasokan bahan bakar tersebut akibat banjir dan longsor yang terjadi di wilayah Aceh, Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Informasi yang diterima dari Pemkab Bener Meriah, Minggu (30/11/2025) bahwa stok BBM untuk operasional tim evakuasi dan logistik dilaporkan tersisa untuk dua hari ke depan.
  • "Karena jika krisis BBM ini terus berlanjut, diperkirakan ribuan warga yang masih terisolir terancam kelaparan karena tidak dapat disalurkan logistik," keluh Sekda.
  • Sementara pantauan di lapangan kondisi krisis BBM semakin mencekam dalam dua hari terakhir menyusul terganggunya pasokan bahan bakar tersebut.

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Situasi darurat pascabanjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Bener Meriah semakin memburuk dengan adanya laporan kritis mengenai minimnya ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Informasi yang diterima dari Pemkab Bener Meriah, Minggu (30/11/2025) bahwa stok BBM untuk operasional tim evakuasi dan logistik dilaporkan tersisa untuk dua hari kedepan.

Karenanya akan menghambat upaya penyelamatan dan distribusi bantuan di sejumlah titik yang kini dilaporkan masih terisolasi di sejumlah Kecamatan di Bener Meriah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bener Meriah, Riswandika Putra membenarkan jika stok BBM di Bener Meriah untuk keperluan penanggulan bencana diperkirakan hanya bertahan selama dua hari kedepan.

"Stok BBM dua hari ini khusus untuk keperluan proses evakuasi, termasuk operasional rumah sakit dan dapur umum.

Kalau untuk masyarakat memang sudah tidak ada sama sekali," ujarnya.

Menurutnya, keterbatasan BBM akan menjadi kendala utama bagi tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan dalam menjangkau korban di wilayah-wilayah yang kini masih terisolasi.

"Jadi ada beberapa Kecamatan yang masih terisolir, kami sudah mengerahkan semua alat berat untuk menembus wilayah-wilayah itu.

Cuma BBM khususnya solar tinggal cukup untuk dua hari operasi," bebernya.

Karena itu Sekda berharap bantuan dari Pemerintah Provinsi maupun pusat untuk segera tiba di Bener Meriah.

Termasuk kemungkinan menggunakan jalur udara, untuk memasok pasokan BBM ke Bener Meriah.

"Karena jika krisis BBM ini terus berlanjut, diperkirakan ribuan warga yang masih terisolir terancam kelaparan karena tidak dapat disalurkan logistik," keluh Sekda.

Krisis BBM Semakin Mencekam

Sementara pantauan di lapangan kondisi krisis BBM semakin mencekam dalam dua hari terakhir menyusul terganggunya pasokan bahan bakar tersebut.

Ribuan warga memadati SPBU, menciptakan antrean kendaraan yang mengular panjang hingga meluber ke jalan raya.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved