Rabu, 27 Mei 2026

Banjir Landa Bener Meriah

Mahasiswa KKN Terjebak Berhari-hari di Samarkilang Bener Meriah, BNPB Kerahkan Helikopter

Informasinya para mahasiswa yang sedang mengikuti KKN itu kondisinya saat ini mengkhawatirkan ada yang kelaparan bahkan cedera fisik.

Tayang:
Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
ISTIMEWA
EVAKUASI MAHASISWA KKN - Kalaksa BPBD Bener Meriah, Safriadi (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (6/12/2025). Safriadi langsung berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengevakuasi para mahasiswa tersebut menggunakan helikopter. 

Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah 

TribunGayo.com, REDELONG - Sebanyak 10 mahasiswa Kerja Kuliah Nyata (KKN) dari Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh terjebak berhari-hari di pemukiman Samarkilang, Kabupaten Bener Meriah.

Mereka terjebak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Bener Meriah sejak Rabu (26/12/2025).

Informasinya para mahasiswa yang sedang mengikuti KKN itu kondisinya saat ini mengkhawatirkan ada yang kelaparan bahkan cedera fisik.

Para mahasiswa terdiri atas perempuan dan laki-laki itu terjebak di Samarkilang, Kecamatan Syiah Utama Bener Meriah hingga memasuki hari ke-11 bencana.

BPBD Koordinasi dengan BNPB

Sementara menanggapi kondisi tersebut, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi langsung berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengevakuasi para mahasiswa tersebut menggunakan helikopter.

"Ada 10 orang, perempuan dan laki-laki. Mereka terjebak disana dan tidak bisa keluar dari Samarkilang.

Kondisinya kritis, ada yang cedera dan sudah kelaparan," ujarnya, Sabtu (6/12/2025).

Dikatakan, jika pasca koordinasi berjalan, pihak BNBP siap memfasilitasi helikopter untuk proses evakuasi tersebut.

"Kita saat ini sedang menunggu di Bandara Rembele kemudian terbang menuju Samar Kilang," ungkapnya.

Di wilayah pemukiman Samarkilang kata dia, tim sudah menyiapkan helipad, tepatnya di kawasan Kampung Blang Panu, Kecamatan Syiah Utama.

"Mohon doanya. Kawasan Samarkilang adalah daerah paling terisolir yang tidak dapat diakses melalui jalur darat akibat bencana. 

Terhadap 10 mahasiswa ini akan dibawa ke RSUD Muyang Kute untuk mendapatkan penanganan medis," pungkasnya.

1 Ton Beras ke Samarkilang

Untuk diketahui sebelumnya, Presiden Prabowo melalui Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengirim 1 ton beras ke wilayah Samarkilang atau Syiah Utama, Bener Meriah.

Beras tersebut dikirim menggunakan helikopter Caracal milik TNI AU dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Soewondo, Medan.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved