Selasa, 21 April 2026

Banjir Landa Bener Meriah

Warga Bahu-membahu Buat Jembatan Darurat, Bebaskan Warga Mesidah dari Keterisoliran

Arsan Arbin salah satu masyarakat yang ditemui di lokasi mengaku jika jembatan ini merupakan urat nadi bagi masyarakat di Kecamatan Mesidah.

Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
TribunGayo.com/Bustami
WARGA BANGUN JEMBATAN DARURAT - Puluhan warga di Kecamatan Mesidah Kabupaten Bener Meriah bahu-membahu membuat jembatan darurat. Kini jembatan tersebut dapat dilalui kendaraan roda dua, Kamis (11/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan warga di Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah bahu-membahu membuat jembatan darurat.
  • Lokasinya di Jembatan Kanis jalan lintas Kecamatan menghubungkan Kecamatan Mesidah dan Kecamatan Bandar.
  • Warga Mesidah akhirnya dapat keluar dari keterisoliran dan bisa membeli kebutuhan pokok atau membawa bantuan menggunakan kendaraan tanpa harus lagi berjalan kaki.

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah 

TribunGayo.com, REDELONG - Puluhan warga di Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah bahu-membahu membuat jembatan darurat.

Lokasinya di Jembatan Kanis jalan lintas Kecamatan menghubungkan Kecamatan Mesidah dan Kecamatan Bandar.

Gotong royong ini dilakukan secara swadaya oleh warga setempat untuk membuka kembali akses yang terputus akibat runtuhnya jembatan penghubung lintas Kecamatan.

Sejak runtuhnya jembatan tersebut, warga kemudian bersatu mencari solusi.

Mereka bersuka rela menebang batang bambu dan membelah papan, lalu bahu-membahu mengangkut batang bambu itu ke titik lokasi pembangunan jembatan darurat.

JEMBATAN DARURAT WARGA MESIDAH
WARGA BANGUN JEMBATAN DARURAT - Puluhan warga di Kecamatan Mesidah Kabupaten Bener Meriah bahu-membahu membuat jembatan darurat, Kamis (11/12/2025). (TribunGayo.com/Bustami)

Warga dengan penuh suka rela berswadaya membangun jembatan, tanpa panggilan, tapi nurani mereka bergerak cepat.

Warga menyadari betapa pentingnya, jembatan darurat dibangun untuk memperlancar aktifitas masyarakat.

Apalagi sejak banjir bandang menghantam jembatan itu, ribuan jiwa dari 14 kampung di Kecamatan Mesidah terisolir.

Pascabanjir, warga membangun jalan alternatif, hanya saja jalan itu sangat terjal dan harus berjalan kaki dan tidak aman untuk dilalui.

Kemudian, saat proses pembuatan jalan berlangsung warga bahu-membahu menyusun batang kayu dan batang bambu sebagai pondasi jembatan darurat yang sementara digunakan sebagai jalur penyeberangan.

WARGA MESIDAH BANGUN JEMBATAN DARURATT
WARGA BANGUN JEMBATAN DARURAT - Warga Mesidah, Kabupaten Bener Meriah tampak beristirahat sejenak disela membuat jembatan darurat di daerah tersebut, Kamis (11/12/2025). (TribunGayo.com/Bustami)

Kini, kendaraan roda dua sudah dapat melintasi jembatan darurat tersebut.

Warga Mesidah akhirnya dapat keluar dari keterisoliran dan bisa membeli kebutuhan pokok atau membawa bantuan menggunakan kendaraan tanpa harus lagi berjalan kaki.

Jembatan Ini Urat Nadi Bagi Warga

Arsan Arbin salah satu masyarakat yang ditemui di lokasi mengaku jika jembatan ini merupakan urat nadi bagi masyarakat di Kecamatan Mesidah, Bener Meriah.

Pembangunan jembatan darurat itu sangat penting agar aktivitas warga dapat kembali berjalan.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved