Senin, 27 April 2026

Banjir Landa Bener Meriah

Pembangunan Jembatan Bailey di Jalur KKA Bener Meriah Terus Dikebut

Pembangunan jembatan bailey ini menjadi solusi sementara untuk masyarakat di dua Kabupaten yaitu Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
Dokumen Humas Kodim 0119 Bener Meriah
PEMBANGUNAN JEMBATAN BAILEY - Pembangunan jembatan bailey di kawasan Wih Pase, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah terus dikebut oleh prajurit Batalyon Zeni Konstruksi (Yonzikon) bersama Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Bener Meriah, Sabtu (20/12/2025). Pembangunan jembatan bailey ini menjadi solusi sementara untuk masyarakat di dua Kabupaten yaitu Bener Meriah dan Aceh Tengah untuk menghubungkan kembali jalur transportasi dan distribusi logistik.  

Ringkasan Berita:
  • Pembangunan jembatan bailey di kawasan Wih Pase, Kecamatan Permata terus dikebut oleh prajurit Batalyon Zeni Konstruksi (Yonzikon) bersama Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Bener Meriah, Sabtu (20/12/2025).
  • Sejak terjadinya banjir bandang dan tanah longsor, ruas Jalan Simpang KKA tidak dapat dilalui karena tertutup material longsor.
  • Pembangunan jembatan bailey menjadi solusi sementara untuk masyarakat di dua Kabupaten yaitu Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami  Bener Meriah 

TribunGayo.com, REDELONG - Pembangunan jembatan bailey di kawasan Wih Pase, Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah terus dikebut oleh prajurit Batalyon Zeni Konstruksi (Yonzikon) bersama Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Bener Meriah, Sabtu (20/12/2025).

Dandim 0119 Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 05/ Permata Kapten Inf Abdul Asis mengatakan saat ini proses pengerjaan terus dilakukan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penanganan darurat pascabencana yang bertujuan untuk membuka kembali akses jalan vital bagi masyarakat. 

Sejak terjadinya banjir bandang dan tanah longsor, ruas Jalan Simpang KKA tidak dapat dilalui karena tertutup material longsoran berupa tanah, bebatuan dan kayu.

Kondisi tersebut mengakibatkan terhambatnya mobilitas warga, distribusi logistik dan bahan kebutuhan pokok, serta aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat di wilayah terdampak.

Kehadiran prajurit TNI AD dari Kodam Iskandar Muda bersama Kementerian PU di lokasi bencana menjadi wujud nyata kepedulian dan kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

Sejak tibanya alat berat dan peralatan jembatan bailey di Wih Pase, personel Yonzikon dan Satgas Penanggulangan Bencana bekerja secara intensif di lapangan.

Proses penanganan darurat di lapangan berjalan dengan baik dan penuh tanggung jawab. 

Para personel TNI tidak hanya berfokus pada pekerjaan fisik pembukaan dan perbaikan jalan, tetapi juga turut memberikan dukungan moril kepada masyarakat sekitar.

Interaksi yang humanis dengan warga setempat dilakukan untuk memberikan rasa aman, menumbuhkan semangat, serta memastikan keselamatan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung.

Jembatan Bailey jadi Solusi Sementara

Pembangunan jembatan bailey ini menjadi solusi sementara untuk masyarakat di dua Kabupaten yaitu Bener Meriah dan Aceh Tengah untuk menghubungkan kembali jalur transportasi dan distribusi logistik. 

"Dalam pengerjaaanya ini, kita dari TNI telah mengerahkan personel serta peralatan secara maksimal.

Semoga keberadaan jembatan bailey ini diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat di dua Kabupaten untuk memperlancar mobilitas, serta mendorong pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat," bebernya.

Diketahui, beberapa titik jalan yang sebelumnya sempat terputus di kawasan lintas KKA seperti wilayah Bukit Kem dan Wih Ni Pase.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved