Kapan Membaca Niat Puasa Qadha? Ini Waktu dan Ketentuannya
Dalam praktiknya, niat puasa qadha harus dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar.
Ringkasan Berita:
TRIBUNGAYO.COM - Ibadah puasa Ramadhan 1447 H baru saja selesai.
Namun, bagi yang tidak puasa karena uzur syar'i maka menjadi kewajiban untuk mengqadhanya.
Adapun uzur syar’i seperti sakit, safar, haid, nifas, maupun sebab lain yang dibenarkan.
Dasar hukum kewajiban ini termaktub dalam Al-Qur’an, khususnya Surah Al-Baqarah ayat 184, yang menegaskan bahwa orang yang tidak berpuasa karena alasan tertentu wajib menggantinya di hari lain.
Ayat ini juga memberikan keringanan berupa fidyah bagi mereka yang benar-benar tidak mampu mengganti puasa.
Menurut Wahbah az-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, puasa qadha merupakan bentuk tanggung jawab ibadah yang tidak gugur hanya karena waktu telah berlalu.
Kewajiban tersebut tetap melekat hingga ditunaikan.
Niat Puasa Qadha
Niat menjadi unsur esensial dalam setiap ibadah, termasuk puasa qadha.
Dalam praktiknya, niat puasa qadha harus dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar.
Hal ini merujuk pada pendapat mayoritas ulama dari mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali yang menegaskan bahwa puasa wajib, termasuk qadha, tidak sah tanpa niat yang dilakukan sebelum fajar.
Pendapat ini juga dijelaskan dalam kitab Fath al-Qarib karya Ibnu Qasim al-Ghazi, yang menyebutkan bahwa niat puasa wajib harus dilakukan pada malam hari sebagai bentuk ketegasan dalam ibadah.
Adapun bacaan niat puasa qadha adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat untuk mengqadha puasa Ramadan esok hari karena Allah SWT.”
Rentang Waktu Pelaksanaan Puasa Qadha
Puasa qadha dapat dilakukan kapan saja setelah Idulfitri hingga menjelang Ramadan berikutnya.
| Masjid KMAP Takengon Sembelih 11 Sapi dan 6 Kambing Idul Adha 2026 |
|
|---|
| Warga Simpang Uning Niken Aceh Tengah Gelar Makan Bersama Usai Sembelih Hewan Kurban |
|
|---|
| Dari Ruang Kelas untuk Bumi: Mengenang Enam Bulan Pascabencana Hidrometeorologi |
|
|---|
| Idul Adha 1447 Hijriah, Warga Lawe Loning Aceh Tenggara Sembelih 8 Sapi dan 12 Kambing |
|
|---|
| Trafo PLN Rusak, Ribuan Masyarakat Lawe Loning Aceh Tenggara Salat Idul Adha Gunakan Genset |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/BERBUKA-PUASA.jpg)