Haji 2026
Waspada! Barang Ini Bisa Menghambat Jamaah Haji di Bandara
Larangan ini bukan hanya aturan administratif, tetapi juga berkaitan erat dengan keselamatan penerbangan.
Ringkasan Berita:
- Ada sejumlah barang yang dilarang dibawa baik di koper bagasi maupun tas kabin.
- Larangan ini bukan hanya aturan administratif, tetapi juga berkaitan erat dengan keselamatan penerbangan.
- Barang-barang tertentu dianggap berisiko karena bisa menimbulkan gangguan keamanan atau membahayakan penumpang lain jika terjadi kondisi darurat.
TRIBUNGAYO.COM - Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Jember diingatkan untuk lebih cermat memperhatikan aturan barang bawaan sebelum berangkat menuju Tanah Suci.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jember, Nur Sholeh, Kamis (7/5/2026).
Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan penerbangan internasional demi kelancaran perjalanan ibadah haji.
Ada sejumlah barang yang dilarang dibawa baik di koper bagasi maupun tas kabin.
Larangan ini bukan hanya aturan administratif, tetapi juga berkaitan erat dengan keselamatan penerbangan.
Barang-barang tertentu dianggap berisiko karena bisa menimbulkan gangguan keamanan atau membahayakan penumpang lain jika terjadi kondisi darurat.
Beberapa kategori barang yang biasanya masuk dalam daftar larangan antara lain:
- Cairan berlebihan seperti parfum, minyak, atau minuman dalam jumlah besar.
- Benda tajam seperti gunting, pisau lipat, atau alat potong lainnya.
- Barang mudah terbakar termasuk korek api dan aerosol.
- Perangkat elektronik tertentu yang tidak sesuai standar keamanan baterai.
Cairan dan Alat Masak Dilarang
Selain barang berbahaya, cairan dengan isi lebih dari 100 mililiter juga tidak diperbolehkan dibawa jamaah.
Sholeh mengaku masih ada CJH yang mencoba membawa cairan tertentu dengan cara dikemas rapi agar lolos pemeriksaan.
“Ada yang bawa kecap ukurannya lebih dari 100 mili. Mungkin karena rapi dalam membungkusnya ya kadang lolos,” ujarnya.
Ia juga menegaskan alat masak seperti magic com dan water heater dilarang dibawa dari Indonesia ke Arab Saudi.
Menurutnya, larangan tersebut berkaitan dengan perbedaan standar penggunaan listrik antara Indonesia dan Arab Saudi.
“Alat masak semuanya dilarang. Bukan dilarang masak di sana, tapi membawa alat masak dari Indonesia itu dilarang.
Kalau mau masak silakan bawa beras, tetapi alatnya beli di sana,” jelasnya.
Powerbank Harus Masuk Tas Kabin
Kemenhaj Jember juga mengingatkan aturan membawa powerbank yang wajib disimpan di tas kabin dan tidak boleh dimasukkan ke bagasi.
| Mualem Lepas Kloter Perdana Calon Jamaah Haji Aceh, Ingatkan Menjaga Kesehatan |
|
|---|
| Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan, Cuaca di Mekkah Capai 43 Derajat |
|
|---|
| Berikut Lima Hal yang Harus Diwaspadai Jemaah Haji Saat Cuaca Panas |
|
|---|
| Lengkap! Doa Berangkat Haji dengan Teks Arab, Latin dan Artinya |
|
|---|
| Kemenhaj Hadirkan Aplikasi Kawal Haji untuk Perkuat Layanan di Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/GARUDA-ANTAR-JAMAAH-HAJI.jpg)