Kupi Senye
Kewajiban Muslim Terhadap Al-Qur’an
Kewajiban Muslim terhadap Al-Qur’an sebagai umat yang diberi kemulian dengan kehadiran Al-Qur’an
Oleh: Jufri Hasani Z *)
Kewajiban Muslim terhadap Al-Qur’an sebagai umat yang diberi kemulian dengan kehadiran Al-Qur’an, maka sepantasnyalah setiap pribadi muslim memperlakukan al-Qur’an dengan sebaik-
baiknya. ada beberapa bentuk sikap dan kewajiban yang mesti dijalankan oleh
setiap muslim terhadap al-Qur’an yaitu:
1. Mengimani Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah kitab suci yang diturunkan Allah swt. kepada Nabi Muhammad SAW. kewajiban beriman kepada al-Qur’an ini disebutkan dalam beberapa ayat al-Qur’an maupun dalam Hadis Nabi.
Beriman kepada al-Qur’an tentu tidak terbatas sekedar meyakini dengan sepenuh hati bahwa al-Qur’an adalah Kitabullah, bukan karangan Muhammad sebagaimana tuduhan orang-orang kafir
dan kaum musyrik dahulunya.
Tapi lebih jauh dari itu, mengimani bahwa semuayang tercantum dalam al-Qur’an adalah kebenaran. Mengikuti petunjuk-petunjuk al-Qur’an tanpa keraguan sedikitpun. Tidak ada tawar menawar dalam mematuhi semua aturan yang ada dalam Al-Quran.
Meyakinkan dalam hati bahwa al-Qur’an adalah pedoman hidup manusia yang akan menyelamatkan manusia dunia dan akhirat.
Di awal mushaf, Allah menegaskan: Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; (ia merupakan) petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa (Q.S. al-Baqarah/2:2)
2. Membaca al-Qur’an
Membaca al-Qur’an adalah ibadah yang sangat dianjurkan. Di antara keutamaan membaca al-Qur’an adalah:
- Al-Qur’an akan menjadi pemberi syafaat bagi orang-orang yang
senantiasa membacanya
Dalam satu hadis disebutkan:
Dari Abu Amamah ra, aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat.” (HR. Muslim);
- Pahala membaca al-Qur’an juga sangat menggiurkan
Bagi orang yang membaca al-Quran, dijanjikan pahala seperti tergambar dalam hadis berikut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Jufri-Hasani-Z-Dosen-Tafsir-Institut-Agama-Islam-Negeri-IAIN-Takengon.jpg)