Sejarah Aceh
Pendirian HIPMI Terinspirasi dari Gabungan Saudagar Indonesia Daerah Aceh
Pendirian Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) putra Aceh pernah jadi Mentri era Soeharto.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jafaruddin
Laporan Fikar W Eda I Jakarta
TRIBUNGAYO. COM, JAKARTA – Pendirian Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dengan jargon "pengusaha pejuang,
pejuang pengusaha." Terinspirasi dari Gabungan Saudagar Indonesia Daerah Aceh (GASIDA).
Hal itu disampaikan pendiri HIPMI yang juga Tokoh Aceh, Abdul Latief saat menjadi pembicara dalam Seminar Aceh
Daerah Modal Semangati Saudagar Muda Aceh, Sabtu (13/8/2022).
Baca juga: Presiden Soekarno Pernah "Ngambek" Gak Mau Makam Malam di Aceh, Ternyata Gara-Gara Ini
Seminar tersebut diselenggarakan Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM), di Jakarta, berlangsung secara hybrid.
Untuk diketahui HIPMI didirikan pada 10 Juni 1972 oleh pengusaha, satu diantaranya Abdul Latief.
Ia juga menjadi Ketua Umum
pertama organisasi tersebut.
Abdul Latief lahir di Banda Aceh 27 April 1940, adalah salah seorang pengusaha Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai
Menteri Tenaga Kerja pada Era Pemerintahan Presiden Soeharto.
Baca juga: Abdul Latief Menteri Era Soeharto: Orang Aceh Cerdas dan Berani, Tapi Pemimpinnya Tidak Bersatu
"HIPMI saya dirikan terinspirasi dari GASIDA," katanya.
Abdul Latief mengatakan dirinya ikut dalam pertemuan antara Presiden Soekarno dan GASIDA serta tokoh-tokoh Aceh di Hotel
Aceh pada 16 Juni 1948.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Tokoh-Aceh-Abdul-Latief.jpg)