Senin, 4 Mei 2026

Puasa Ramadhan 2023

Hitung Mundur Ramadhan 2023, Berikut Jadwal Puasa

Seperti tahun-tahun sebelumnya, awal Ramadhan 2023 nantinya akan diputuskan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Tayang:
Penulis: Kiki Adelia | Editor: Mawaddatul Husna
Tribunnews.com
Ilustrasi- Umat muslim tidak lama lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan 1444 H. 

Kemudian, bagaimana dengan keputusan tanggal berapa mulai puasa Ramadhan 2023 menurut Pemerintah dan Kementrian Agama (Kemenag) Republik Indonesia ?

Seperti tahun-tahun sebelumnya, awal Ramadhan 2023 nantinya akan diputuskan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Tetapi, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI sampai saat ini belum menetapkan berapa hari lagi jatuhnya hari pertama puasa atau 1 Ramadhan 1444 Hijriah dalam kalender Masehi.

Baca juga: Ramadhan 2023 Tinggal Menghitung Hari, Begini Cara Bayar Fidyah untuk Mengganti Hutang Puasa

Sebab dalam menetapkan awal puasa Ramadhan antara PP Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU) dan Kemenag, menggunakan metode yang berbeda.

Metode yang digunakan Muhammadiyah adalah metode menetapkan awal bulan baru yang menegaskan, bulan Qamariah baru dimulai apabila telah terpenuhinya tiga parameter.

Tiga parameter ini adalah telah terjadi konjungsi atau ijtimak, ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam, dan pada saat matahari terbenam bulan berada di atas ufuk.

Dengan metode hisab, awal dan akhir Ramadhan menurut Muhammadiyah telah diketahui hingga tahun 2067.

Baca juga: Berikut Keutamaan Puasa Ramadhan dan Konsekuensi Apabila Meninggalkannya

Sementara NU menentukan awal puasa Ramadhan melalui pelaksanaan rukyatul hilal yang dilakukan di sejumlah titik pengamatan.

Hal ini sama seperti Kemenag yang menentukan awal Ramadhan dengan pengamatan hilal di seluruh wilayah Indonesia.

Kemudian, Kemenag mengadakan sidang isbat setelah pengamatan hilal atau bulan baru tersebut.

Biasanya, sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal awal Ramadhan oleh Tim Falakiyah Kemenag.

Kemudian dilanjutkan dengan melaporkan hasil hisab dan pantauan rukyatul hilal oleh tim Kemenag di seluruh Indonesia.

Dari hasil tersebut, Kemenag bersama sejumlah pihak akan memutuskan kapan awal Ramadhan 1444 H atau 2023 dimulai.

Menurut pemaparan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dalam lamannya, rukyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal dengan mata telanjang atau alat bantu optik seperti teleskop.

Rukyat dilakukan setelah matahari terbenam.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved