Berita Bener Meriah
Perangkat Desa Bener Meriah Bimtek di Luar Daerah, KAHMI: Hanya Hamburkan Uang
Apabila dihitung 2 orang perkampung kemudian dikalikan 232 kampung se-Kabupaten Bener Meriah maka menghasilkan angka Rp 6 miliar lebih anggaran.
Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
Laporan Bustami | Bener Meriah
TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) di luar daerah yang diikuti para Reje di Bener Meriah dinilai hanya menghambur-hamburkan Dana Desa.
Hal tersebut disampaikan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Bener Meriah, Alwin Al-Lahad.
"Kurang berdampak secara signifikan terhadap kepentingan masyarakat," kata Alwi Al- Lahad dalam keterangan tertulis yang diterima TribunGayo.com pada Senin (20/2/2023).
Baca juga: Jalan Sehat dan Didong Runcang Meriahkan Perayaan HUT ke-25 Kementerian BUMN di Bener Meriah
Menurut Alwi, prinsip Dana Desa adalah pemberdayaan, maka setiap kegiatan yang dilakukan dengan Dana Desa itu seharusnya harus melibatkan sebanyak-banyaknya masyarakat.
Serta bermanfaat untuk masyarakat itu sendiri terpenting efektif dan efisiensi harus diutamakan.
Dikatakan Alwi, peningkatan kapasitas aparatur kampung tentu juga diperlukan.
Namun dirinya menyarankan untuk tetap memperhatikan efektif dan efesiensinya terhadap khalayak ramai.
Baca juga: Bahas Maraknya Gajah Liar di Bener Meriah, Pj Bupati Gelar Rapat Bersama BKSDA Aceh
"Jangan sampai menghabiskan anggaran yang banyak, tapi tidak ada manfaat yang diperoleh.
Walapun dibolehkan sesuai Permendes Nomor 8 tahun 2022, tapi harusnya kan dilakukan secara swakelola ataupun melalui BKAD dan dilarang di pihak ketiga kan,"ungkap Alwi.
Kemudian informasi yang diproleh tujuan lokasi Bimtek kali ini kata Alwin direncanakan akan dilakukan di Bandung.
Setiap kampung di Bener Meriah sekitar 2 orang atau sampai 4 orang yang berangkat termasuk didalamnya Petue kampung.
Selanjutnya informasi lain juga yang diperoleh untuk biaya berangkat sekitar 13.000.000/orang.
Baca juga: Dua Pejabat Kemenkes RI akan Jadi Bapak Asuh Anak Stunting di Bener Meriah
Apabila dihitung 2 orang pe rkampung kemudian dikalikan 232 kampung se-Kabupaten Bener Meriah maka menghasilkan angka Rp 6 miliar lebih anggaran yang dikeluarkan.
"Ini kan angka yang sangat besar, itu masih di kali 2 orang bagaimana jadinya kalau di kalikan 4 orang perkampung, terus apa urgensi dan manfaatnya dari Bimtek tersebut bagi kampung di Bener Meriah," tanya Alwi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/KORPS-KAHMI.jpg)