Minggu, 26 April 2026

Keber Bener Meriah 

Dinas Pertanian dan Pangan Bener Meriah Turunkan Tim Awasi Penjualan Daging Meugang

Dinas Pertanian dan Pangan, Kabupaten Bener Meriah, melakukan pengawasan serta pemeriksaan daging meugang yang dijual di sejumlah pasar di daerah ters

|
Penulis: Bustami | Editor: Jafaruddin
TribunGayo/ Kominfo 
Tim pengawas Dinas Pertanian dan Pangan Bener Meriah sedang melakukan pemeriksaan terhadap daging yang dijual di pasaran, Selasa (21/3/2023). 

Laporan Bustami I Bener Meriah 

TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Dinas Pertanian dan Pangan, Kabupaten Bener Meriah, melakukan pengawasan serta pemeriksaan daging meugang yang dijual di sejumlah pasar di daerah tersebut, Selasa (21/3/2023).

Pengawasan itu dilakukan karena penjualan daging ternak meningkat seiring dengan dimulainya hari meugang pertama menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah.   

"Pengawasan dan pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan daging yang akan dikonsumsi oleh warga dalam kondisi baik," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Ir Abadi dalam keterangan diterima TribunGayo.com, Selasa (21/3/2023).

Kata Abadi, untuk tahun ini penyembelihan hewan ternak di daerah Bener Meriah mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun lalu. 

Untuk meungan puasa tahun ini, sebanyak 129 ekor ternak sedangkan tahun lalu mencapai 154 ekor. 

Baca juga: Dinas Pertanian dan Pangan Bener Meriah Vaksin 50 Ekor Hewan Peliharaan Warga

"Menurunnya penyembelihan ternak untuk meugang di tahun ini, kemungkinan disebabkan para pedagang merasa takut dagingnya tidak habis terjual. 

Apalagi di hari pertama meugang relatif belum begitu banyak. Tapi pada hari kedua meugang dimungkinkan akan bertambah lagi," kata Abadi. 

Abadi menjelaskan, dari jumlah ternak yang disembelih di sejumlah pasar dari di Bener Meriah, terdiri dari kerbau jantan 39 ekor, betina 13 ekor, sapi jantan 52 ekor dan sapi betina 25 ekor.

Untuk menjamin kondisi daging aman dikonsumsi maka dilakukan pengawasan serta pemeriksaan terhadap hewan ternak yang akan disembelih. 

"Setiap menghadapi hari besar, termasuk di saat meungang kita menurunkan petugas untuk melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap kondisi ternak yang akan disembelih. 

Baca juga: Jelang Meugang Puasa, Opeda Aceh Tengah Sepakat Naikkan Harga Daging, Cek Harganya

Dapat kita pastikan daging yang beredar di pasar tradisional aman, sehat, utuh dan halal untuk dikonsumsi," jelasnya. 

Sementara itu, Kabid Peternakan dan Perikanan, Drh Ismail Harun menambahkan, harga daging yang beredar di pasar tradisional di Kabupaten Bener Meriah.

Terutama di sejumlah kecamatan berkisar antara Rp 180 ribu hingga Rp 200 per kilogram.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved