Sabtu, 11 April 2026

Berita Nasional

Muhammad Nazar: Pembangunan Gayo dan Alas Harus Terintegrasi

Pembangunan kawasan Dataran Tinggi Gayo Alas, meliputi Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, dan Bener Meriah harus terintegrasi.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Rizwan
Serambinews.com
Muhammad Nazar 

Laporan Fikar W.Eda I Jakarta

TRIBUNGAYO.COM, JAKARTA - Pembangunan kawasan Dataran Tinggi Gayo Alas, meliputi Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, dan Bener Meriah harus terintegrasi.

Usaha ini sudah dilakukan sejak Aceh di bawah kepemimpinan  pasangan Irwandi Yusuf -Muhammad Nazar pada 2007-2012.

Hal ini diingatkan kembali oleh Nazar dalam perbincangan dengan TribunGayo, Jumat (31/3/2023).

Pemikiran ini pernah ia utarakan pada 2021 silam dalam diskusi virtual bersama Komite Nasional Pembangunan Gayo Lues.

"Apa yang saya sampaikan sebelumnya pada 2021,  masih perlu terus ditingkatkan, sehingga kawasan Gayo dan Alas benar-benar terbuka dan maju. Persoalan selama ini adalah kendala inftruktur, terutama jalan dan jembatan," katanya.

Karena itu, Nazar  sangat senang mendengar  langkah  lanjut pemerintahan berikutnya yang mewujudkan penuntasan pembangunan jalan yang menghubungkan Gayo Lues dengan pantai timur.

Menurutnya langkah itu tidak boleh berhenti sampai di situ, melainkan terus dituntaskan sehingga kendala infratruktur benar-benar terselesaikan.

Baca juga: Sosok Gadis SMP Meninggal Dunia Dalam Kebakaran Hebat di Gayo Lues

"Pemimpin di Aceh harus mengetahui persoalan seperti ini," katanya.

Nazar adalah sosok yang ikut mendorong dan mendukung Saman Gayo ditetapkan sebagai warisan budaya tak be da dunia oleh UNESCO.

Ia masih ingat saya tim UNESCO datang mewawancarai dirinya ketika menjabat Wagub Aceh.

Nazar pula yang hadir dalam penetapan Saman sebagai warisan budaya tak benda dalam sidangnya di Bali.

Ketika itu  ia hadir sebagai pemimpin Aceh.

Ia masih menyimpan dokumen berharga saat diwawancarai tim UNESCO.

"Apa yang kita lakukan ketika ni itu adalah mendor ok Ng Saman jadi warisan budaya dunia. Alhamdulillah akhirnya semua terwujud," kata pendiri Partai SiRA dan tokoh utama di balik gerakan Referendum Sampai Aceh.

Baca juga: Pengelolaan Dana Desa di Aceh Tenggara Jadi Temuan Inspektorat, GeRAK Minta Segera Limpahkan ke APH 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved