Berita Bener Meriah

Belum Capai Kesepakatan, SD Sepeden di Bener Meriah Akan Bangun Tenda untuk Belajar

Wali murid, guru dan para siswa SD Negeri Sepeden, Kecamatan Permata, Bener Meriah bergotong royong membuat tenda darurat akibat sekolah yang disegel

Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Rizwan
For Tribungayo,com
Siswa SD Negeri  Sepeden Bener Meriah melakukan proses belajar mengajar di sebuah musholah Desa Sepeden 

Laporan Alga Mahate Ara| Bener Meriah

TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Wali murid, guru dan para siswa SD Negeri Sepeden, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah akan bergotong royong membuat tenda darurat akibat sekolah yang disegel pemilik tanah.

Rencana tersebut merupakan hasil rapat Kepala Sekolah serta aparatur desa setempat bersama Dinas Pendidikan Bener Meriah terhadap sengketa tanah tempat sekolah tersebut didirikan.

Kepala Sekolah Dasar Sepeden, Sutriani mengatakan, untuk sementara proses belajar mengajar akan berlangsung di musholah kampung Sepeden.

“Hari Jumat nanti akan kita dirikan tenda darurat untuk para siswa bersama orang tua wali murid.  Sementara ini siswa masih belajar di mushala,” kata Satriani Rabu (3/1/2024) kepada TribunGayo.com.

Sutriani menuturkan, masyarakat setempat telah menyediakan lahan yang nantinya tempat tersebut akan dibangun tenda oleh Dinas Pendidikan Bener Meriah.

Kemudian, tenda tersebut akan menjadi tempat belajar dan mengajar para siswa dan guru SD Sepeden sampai permasalah lahan tersebut dapat terselesaikan

Baca juga: Bacaan Niat Umroh dan Panduan Lengkap Tata Caranya Sesuai Sunnah

Baca juga: Sartika Gendong 2 Anak Lari Selamatkan Diri dari Kobaran Api Hanguskan Rumahnya di Bener Meriah

“Lahan pendirian tenda sudah disediakan masyarakat, tidak jauh dari sekolah,” ujarnya.

Diketahui, saat ini pihak pemilik tanah sekolah menyegel sekolah dengan cara menutup pintu gerbang sekolah dengan kayu seadanya.

Sebelumnya, pihak pemilik tanah tersebut meminta ganti rugi namun hingga saat ini proses negosiasi belum menemukan titik temu.

Sengketa lahan yang terjadi sejak Agustus lalu tersebut, tentu saja menganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

Saaat dihubungi melalu telepon, keluarga pemilik lahan yang tidak ingin disebutkan namanya, menuturkan, sementara ini pihaknya belum mendapatkan solusi atas sengketa tanah miliknya tersebut oleh pemerintah kabupatan (Pemkab).

“Kami masih menunggu penyelesaian, sudah beberapakali pertemuan belum ada kesepakatan,” katanya saat dikonfirmasi TribunGayo.com, Rabu (3/1/2024).

Baca juga: Buntut Sengketa Lahan, Sekolah Dasar di Bener Meriah Ditutup, Siswa Harus Belajar di Mushola

Baca juga: Pendaftaran CPNS 2024 Segera Diumumkan Jokowi Pekan Ini, Menpan RB Sebut 4 Prioritas Rekrutmen

Sekolah Dasar (SD) Negeri Sepeden yang terletak di Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (3/1/2023) terpaksa ditutup sementara akibat dari buntut sengketa lahan yang belum terselesaikan.
Sekolah Dasar (SD) Negeri Sepeden yang terletak di Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (3/1/2023) terpaksa ditutup sementara akibat dari buntut sengketa lahan yang belum terselesaikan. (For TribunGayo.com)

Ia menjelaskan, sebelumnya pihaknya telah memberikan izin pinjam pakai lahan tersebut selama satu bulan terhitung sejak 26 Agustus yang lalu, agar proses belajar mengajar tidak terhenti sembari menunggu solusi dari Pemkab .

Namun, hingga saat ini pihaknya belum medapatkan kejelasan atas sengketa lahan tersebut.

Halaman
12
Sumber: TribunGayo
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved