Berita Aceh Tengah
Sosok Ibrahim Kadir, Pencipta Syair Puteri Pukes, Kisah Pengantin jadi Batu
Ibrahim Kadir juga menciptakan banyak karya lain yang begitu populer dan dinyanyikan oleh banyak kalangan, seperti “Kin takengen, Batil, Geremukunah.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mawaddatul Husna
Laporan Fikar W Eda | Aceh Tengah
TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Ibrahim Kadir, salah seorang penyair ternama di Gayo. Ia melahirkan banyak karya yang melegenda.
Salah satu inspirasi penciptaan karyanya adalah beberapa legenda di Tanah Gayo, antara lain Puteri Pukes, Puteri Ijo, Atu Belah dan lain-lain.
Ia juga menciptakan “Datu Beru” berisi kisah perempuan terhormat dari Negeri Gayo.
Ibrahim Kadir juga menciptakan banyak karya lain yang begitu populer dan dinyanyikan oleh banyak kalangan, seperti “Kin takengen, Batil, Geremukunah, Lut Tenelen,” dan sebagainya.
Inilah sosok Ibrahim Kadir.
Ia lahir di Takengon, 1942. Meninggal dunia, Selasa (1/9/2020) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon, Aceh Tengah.
Ia seniman penting di Gayo. Almarhum penyair Sali Gobal memuji keberadaan Ibrahim yang dinilainya sebagai generasi penerus cemerlang.
Ibrahim Kadir menguasai dengan baik sastra tradisional Gayo, puisi didong, sebuku dan lain-lain. Karya-karya puisi Ibrahim sangat populer di tanah kelahirannya.
Ibrahim Kadir pernah gelisah dan terganggu saat menyaksikan sejumlah film dokumenter tentang Aceh dalam satu festival film mini di Jakarta pada 2007 silam.
Ia “mengomel” sepanjang perjalanan pulang. Ia tak mengerti bagaimana mungkin situasi dan kondisi Aceh yang demikian kompleks didekati dengan cara yang sangat sederhana.
Film-film yang disaksikan Ibrahim Kadir itu memang ada yang hanya berisi wawancara masyarakat mengenai satu tema.
Cara ini banyak menghiasi film-film tentang Aceh yang dibuat semasa konflik dan pasca tsunami. “Itu bukan film. Itu ya wawancara,” Ibrahim Kadir melepaskan kekesalannya.
Ia lalu membandingkan film “Tjoet Nja’ Dhien” karya sutradara Eros Djarot dan “Puisi Tak Terkuburkan” karya sutradara Garin Nugroho yang ikut dibintanginya.
Sejumlah judul yang disaksikannya dalam “Mini Festival Film Aceh” sama sekali tidak sebanding dengan kedua film tersebut.
Ibrahim Kadir
pencipta syair
Puteri Pukes
pengantin jadi batu
Gayo
Aceh Tengah
Takengon
TribunGayo.com
berita gayo terkini
| Sidak Puskesmas Pegasing Aceh Tengah, Wabup Muchsin Dengar Langsung Keluhan Pasien |
|
|---|
| Tujuh Anggota DPRK Aceh Tengah jadi Peserta MTQ Tingkat Kecamatan Pegasing |
|
|---|
| Harga Cabai dan Tomat di Takengon Hari Ini 12 Mei 2026 Merangkak Naik |
|
|---|
| Usai Gejolak Bulan Lalu, Harga Bahan Pangan Berbasis Kedelai di Aceh Tengah Berangsur Turun |
|
|---|
| Media Online Tribun Gayo Tempati Kantor Baru di Jalan Mess Time Ruang Takengon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/PENYAIR-FIKAR-W-EDA.jpg)