Selasa, 9 Juni 2026

Kupi Senye

Mahasiswa sebagai Dinamisator dan Katalisator Kegiatan Sosial Keagamaan di Masyarakat

Mahasiswa sebagai dinamisator berarti peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mendorong transformasi sosial, politik, ekonomi, dan budaya

Tayang:
ISTIMEWA
MAHASISWA SEBAGAI DINAMISATOR- Mahbub Fauzie SAg MPd adalah Penghulu Ahli Madya dan Kepala KUA Kecamatan Atu Lintang, Aceh Tengah dan Alumni Prodi S2 PAI PPs IAIN Takengon. Ia menulis tentang Mahasiswa sebagai Dinamisator dan Katalisator Kegiatan Sosial Keagamaan di Masyarakat. 

Oleh: Mahbub Fauzie SAg MPd

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon melalui panitia kegiatan coaching Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Takengon tahun 2025 meminta saya memberikan pembekalan kepada mahasiswa calon peserta KKN dalam kegiatan tersebut, Jumat (7/2/2025).

Materi yang diamanahkan kepada saya untuk disampaikan kepada peserta adalah "Peran Mahasiswa dalam Meningkatkan Kegiatan Sosial Keagamaan pada Masyarakat Pedesaan".

Bertemu dengan para mahasiswa, saya merasa bagai 'di-cas bateray' dan dapat energi baru untuk bincang-bincang dalam bahasa semangat anak muda atau kaum mahasiswa.

Suatu masa yang pernah saya rasakan ketika kuliah dan belajar di kampus serta aktifitas keseharian ketika itu.

Mahasiswa adalah orang atau pribadi dan individu yang sedang belajar di perguruan tinggi. Sebelumnya merupakan tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA). 

Ketika kedudukannya sebagai mahasiswa diharapkan nantinya akan menjadi seorang sarjana.

Menyadari posisinya yang sangat strategis tersebut, maka tidaklah asing jika mahasiswa disebutkan sebagai individu yang memiliki peran penting sebagai agen perubahan sosial. 

Mahasiswa juga memiliki peran penting di tengah-tengah masyarakat sebagai pribadi bermaslahat dan bermanfaat yakni sebagai penerus bangsa dan penjaga nilai luhur. 

Sebagai agen perubahan sosial, tentunya mahasiswa diharapkan bisa tampil sebagai dinamisator dan katalisator di tengah-tengah kehidupan masyarakat sekitarnya. 

Dinamisator adalah individu yang handal dalam menggerakkan dan mengarahkan masyarakat untuk menghadapi dan mengatasi masalah secara solutif.

Sementara katalisator adalah individu yang memiliki energi positif dan suportif, sehingga mampu mendorong orang-orang di sekitarnya untuk bergerak maju. 

Mahasiswa sebagai dinamisator berarti peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mendorong transformasi sosial, politik, ekonomi, dan budaya dalam masyarakat.

Sebagai katalisator, mahasiswa berfungsi untuk mempercepat terjadinya perubahan yang positif dengan memberikan gagasan, solusi, dan aksi nyata dalam berbagai bidang.

Peran mahasiswa sebagai dinamisator dan katalisator dalam kehidupan sosial di tengah-tengah masyarakat sangatlah tepat, karena mahasiswa dikenal sebagai pribadi yang memiliki kadar intelektual dan pemikir kritis.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved