Senin, 8 Juni 2026

YLBHI Kecam Teror Kepala Babi ke Kantor Tempo, Desak Aparat Bertindak

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam aksi teror berupa pengiriman paket berisi bangkai kepala babi ke kantor media Tempo. 

Tayang:
Editor: Malikul Saleh
Tribunnews.com/Handout
TEROR KEPALA BABI - Kantor Tempo di Jakarta mendapatkan teror berupa kiriman paket berisi kepala babi dari orang tak dikenal pada Kamis (19/3/2025). Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam aksi teror berupa pengiriman paket berisi bangkai kepala babi ke kantor media Tempo.  

TRIBUNGAYO.COM - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam aksi teror berupa pengiriman paket berisi bangkai kepala babi ke kantor media Tempo

Ketua YLBHI, Muhamad Isnur, menilai tindakan ini sebagai bentuk pembungkaman terhadap kebebasan pers di Indonesia.

“Ini semakin menunjukkan bahwa Indonesia belum sepenuhnya menjadi negara hukum yang demokratis dan masih jauh dari jaminan kebebasan pers,” ujar Isnur dalam keterangan resmi, Jumat (21/3/2025).

Menurut Isnur, serangan terhadap media semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. 

Ia menyoroti bahwa kekerasan terhadap insan pers kerap ditangani dengan lamban oleh aparat penegak hukum.

“Selama lima tahun terakhir, kekerasan terhadap jurnalis semakin brutal dan terjadi di berbagai daerah. 

Hal ini sejalan dengan kinerja pemerintah dan DPR yang semakin otoriter dalam menyusun kebijakan,” tambahnya.

YLBHI pun mendesak aparat keamanan untuk bertindak cepat dalam mengusut dalang di balik aksi teror ini. 

"Walaupun dengan ketidakyakinan, akan tetapi dengan ini YLBHI mendesak agar Pemerintah dan Kepolisian RI bertindak cepat mengungkap dan membawa ke Pengadilan siapa pelaku dan dalang dibaliknya," tuturnya.

Untuk informasi, Media Tempo kembali mendapatkan teror dari orang tak dikenal. Kali ini, satu paket berisikan kepala babi dikirimkan ke kantor Tempo.

Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) Tempo, Bagja Hidayat mengatakan paket itu ditujukkan untuk wartawannya yang juga host 'Bocor Alus' bernama Francisca Christy Rosana atau Cica.

"Jadi paket itu ditujukan buat Cica, Cica itu kan host halus ya, Francisca," kata Bagja kepada Tribunnnews.com, Kamis (20/3/2025).

Bagja mengatakan Cica baru menerima paket tersebut pada hari ini setelah selesai liputan bersama rekannya bernama Hussein Abri Yusuf Muda Dongoran sekira pukul 15.00 WIB.

Sementara itu, paket tersebut disebut Bagja, sudah diterima pihak petugas keamanan Tempo pada Rabu (19/3/2025) sekira pukul 16.13 WIB.

"Nah begitu dibuka udah menyengat baunya. Nah udah menyengat baunya, lalu dibawa keluar. Begitu dibuka ya kepala babi dengan telinga yang potong," tuturnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved