Senin, 13 April 2026

Lebaran 2025

Bacaan Takbir Malam Hari Raya Idul Fitri 1446 H Lengkap Beserta Arti

Buya Yahya menjelaskan, takbir di Hari Raya hukumnya sunnah khususnya di Hari Raya Idul Fitri.

DOK Humas Pemerintah Aceh
PAWAI TAKBIR- Foto udara: Suasana Pawai Takbiran Malam Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah di area Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (28/6/2023) malam. Penceramah Buya Yahya menjelaskan takbir di Hari Raya hukumnya sunnah khususnya di Hari Raya Idul Fitri. 

TRIBUNGAYO.COM - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M jatuh pada Senin (31/3/2025).

Dan Minggu (30/3/2025) malam suara takbir akan bergema diseluruh penjuru dunia menyambut Hari Raya.

Penceramah, Buya Yahya mengatakan waktu pelaksanaan takbir dimulai ketika memasuki waktu maghrib atau matahari terbenam 1 Syawal yang bermakna Ramadan telah berakhir.

Buya Yahya menyampaikan adapun bacaan takbir ada sedikit perbedaan antara yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dan ulama.

Namun hal itu bukan sesuatu yang terlarang untuk dilantunkan.

Mengumandangkan bacaan takbir 'Allahu Akbar', merupakan bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah karena telah melalui Ramadan.

Bacaan Takbir Hari Raya Idul Fitri

Lafadz takbir ’Ied yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW adalah:

a. Lafadz takbir ‘Ied seperti disandarkan kepada Ibn Mas’ud, ‘Umar ibn al-Khattab dan ‘Ali ibn Abi Thalib, di antaranya adalah sebagai berikut:

اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ.

“Allahu akbar allahu akbar, la ilaha illallah wallahu akbar alllahu akbar walillahil hamd”

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan bagi Allah-lah segala puji.”

Lafaz tersebut berdasar berdasarkan hadits riwayat Ibn Abi Syaibah, Mushannaf, tahqiq: Kamal al-Hut, juz 1 hlm 490 no. 5650, 5651, 5653. Ibn al-Mundzir, Al-Awshat, juz 7, hlm 22 no: 223, hlm 23, 24, 25 no:224, 225, 226)

Ucapan Allahu Akbar dalam takbir ‘Ied pada redaksi hadits di atas jelas hanya diucapkan dua kali, tidak tiga kali.

b. Lafadz takbir ‘Ied sesuai hadits riwayat Abdur Razaq dari Salman dengan sanad yang shahih, yang mengatakan:

كَبِّرُوْا، اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا

Artinya: “Bertakbirlah: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Sungguh Maha Besar. (lihat ash-Shan’aniy, Subul as-Salam, Juz II: 76)

كَبِّرُوْا، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا

Artinya: “Bertakbirlah: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Sungguh Maha Besar. (lihat al-Baihaqi,Sunan al-Kubra, Juz III: 316)

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved