Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Aceh

Selama Arus Mudik dan Lebaran, Tol Sibanceh Padat Merayap

"Kemarin (Rabu) menjadi lalu lintas paling ramai sepanjang periode lebaran dengan trafik sebanyak 13.451 Kendaraan," jelasnya.

Tayang:
DOK HUMAS HUTAMA KARYA
TOL SIBANCEH– PT Hutama Karya akan mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Sibanceh Seksi 1 (Seulimeum-Padang Tiji) mulai 24 Maret 2025 untuk kelancaran mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H. Tol Sigli- Banda Aceh (Sibanceh) padat merayap selama arus mudik dan Lebaran Idul Fitri 1446 H, Kamis (3/4/2025). 

TRIBUNGAYO.COM - Tol Sigli- Banda Aceh (Sibanceh) padat merayap selama arus mudik dan Lebaran Idul Fitri 1446 H.

Sebab itu untuk mendukung arus mudik, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mengoperasionalkan lima seksi bertarif pada Jalan Tol Sigli-Banda Aceh.

Hal tersebut disampaikan Branch Manager Tol Sibanceh, Totok Masyadi, Kamis (3/4/2025).

Ia menyebutkan lima seksi bertarif pada Jalan Tol Sigli-Banda Aceh yaitu Seksi 2, 3, 4, 5 dan 6 (Seulimeum–Baitussalam) sepanjang 48,5 km.

Dan satu seksi jalur fungsional tanpa tarif yakni Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) sepanjang 23,95 km.

"Jalur fungsional dapat dilalui oleh pemudik pada tanggal 24 Maret hingga 10 April 2025 pukul 08.00 sampai 17.00 WIB," katanya.

Ia mengatakan, sejak H-7 Lebaran 2025 atau Senin (24/3/2025) hingga Rabu (2/4/2025), Hutama Karya mencatat lonjakan trafik kendaraan yang signifikan dengan akumulasi kendaraan yang melintas di Jalan Tol Sibanceh.

Selama periode tersebut, beber Totok, sebanyak 70.016 kendaraan atau naik 121 persen dari lalu lintas normal.

"Kemarin (Rabu) menjadi lalu lintas paling ramai sepanjang periode lebaran dengan trafik sebanyak 13.451 Kendaraan," jelasnya.

Kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan golongan 1 sebesar 97 persen. 

Ada pun GT yang paling ramai yaitu GT Padang Tiji walau hanya dibuka fungsional selama 9 jam per hari, dengan total kendaraan sebanyak 23.930 kendaraan atau 34 persen dari seluruh trafik lalu lintas.

Tingginya arus lalu lintas di ruas tol, ia mengimbau pemudik untuk dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol.

Yakni, berkendara di kecepatan maksimal 100 km/jam pada jalur operasi bertarif dan 60 km/jam pada jalur fungsional, serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.

Selain itu, pemudik juga diminta untuk menggunakan satu kartu uang elektronik (UE) hanya untuk satu kendaraan saja dan memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol.

"Bila terpaksa untuk melakukan top-up di gerbang tol, maka pengguna jalan haruslah mengambil lajur kiri agar tidak mengganggu pengguna yang lain," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com

Baca juga: Arus Mudik dan Kunjungan Wisatawan Meningkat, Lalu Lintas di Aceh Tengah Padat Merayap

Baca juga: Arus Mudik Lebaran Idul Fitri, Terminal Terpadu Kutacane Sepi

Baca juga: Arus Mudik di Terminal Paya Ilang Takengon Meningkat, Penumpang Diminta Pesan Tiket Lebih Awal

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved