Berita Aceh
Selama Arus Mudik dan Lebaran, Tol Sibanceh Padat Merayap
"Kemarin (Rabu) menjadi lalu lintas paling ramai sepanjang periode lebaran dengan trafik sebanyak 13.451 Kendaraan," jelasnya.
TRIBUNGAYO.COM - Tol Sigli- Banda Aceh (Sibanceh) padat merayap selama arus mudik dan Lebaran Idul Fitri 1446 H.
Sebab itu untuk mendukung arus mudik, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mengoperasionalkan lima seksi bertarif pada Jalan Tol Sigli-Banda Aceh.
Hal tersebut disampaikan Branch Manager Tol Sibanceh, Totok Masyadi, Kamis (3/4/2025).
Ia menyebutkan lima seksi bertarif pada Jalan Tol Sigli-Banda Aceh yaitu Seksi 2, 3, 4, 5 dan 6 (Seulimeum–Baitussalam) sepanjang 48,5 km.
Dan satu seksi jalur fungsional tanpa tarif yakni Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) sepanjang 23,95 km.
"Jalur fungsional dapat dilalui oleh pemudik pada tanggal 24 Maret hingga 10 April 2025 pukul 08.00 sampai 17.00 WIB," katanya.
Ia mengatakan, sejak H-7 Lebaran 2025 atau Senin (24/3/2025) hingga Rabu (2/4/2025), Hutama Karya mencatat lonjakan trafik kendaraan yang signifikan dengan akumulasi kendaraan yang melintas di Jalan Tol Sibanceh.
Selama periode tersebut, beber Totok, sebanyak 70.016 kendaraan atau naik 121 persen dari lalu lintas normal.
"Kemarin (Rabu) menjadi lalu lintas paling ramai sepanjang periode lebaran dengan trafik sebanyak 13.451 Kendaraan," jelasnya.
Kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan golongan 1 sebesar 97 persen.
Ada pun GT yang paling ramai yaitu GT Padang Tiji walau hanya dibuka fungsional selama 9 jam per hari, dengan total kendaraan sebanyak 23.930 kendaraan atau 34 persen dari seluruh trafik lalu lintas.
Tingginya arus lalu lintas di ruas tol, ia mengimbau pemudik untuk dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol.
Yakni, berkendara di kecepatan maksimal 100 km/jam pada jalur operasi bertarif dan 60 km/jam pada jalur fungsional, serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.
Selain itu, pemudik juga diminta untuk menggunakan satu kartu uang elektronik (UE) hanya untuk satu kendaraan saja dan memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol.
"Bila terpaksa untuk melakukan top-up di gerbang tol, maka pengguna jalan haruslah mengambil lajur kiri agar tidak mengganggu pengguna yang lain," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com
Baca juga: Arus Mudik dan Kunjungan Wisatawan Meningkat, Lalu Lintas di Aceh Tengah Padat Merayap
Baca juga: Arus Mudik Lebaran Idul Fitri, Terminal Terpadu Kutacane Sepi
Baca juga: Arus Mudik di Terminal Paya Ilang Takengon Meningkat, Penumpang Diminta Pesan Tiket Lebih Awal
| GeRAK Aceh Soroti Penggunaan Dana Desa 2025, Minta Audit Mendalam dan Transparan |
|
|---|
| BNNP Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken MoU Pembentukan ULT P4GN |
|
|---|
| Tersangka Pembakaran Gedung Fakultas Pertanian Diumumkan, Sekjen IKA USK Apresiasi Kepolisian |
|
|---|
| Bupati Aceh Tengah Instruksikan Evaluasi ASN yang Absen Upacara Hari Lahir Pancasila |
|
|---|
| Petani di Aceh Tengah Mulai Panen Padi Perdana Pascabencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/tol-sibaceh-mudik-lebaran.jpg)