Senin, 8 Juni 2026

Empat Warga Meninggal

Update Kasus Pembunuhan di Aceh Tenggara, Korban Selamat Mulai Membaik

Korban selamat dari tragedi pembacokan terhadap enam warga Aceh Tenggara akhirnya membaik setelah sebelumnya sempat dirawat karena kondisi yang kritis

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Sri Widya Rahma
TRIBUNGAYO.COM/ASNAWI LUWI
KASUS PEMBUNUHAN - Lima orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat dalam kasus pembacokan yang terjadi di Desa Uning Sigurgur, Kecamatan Babul Rahmah, Aceh Tenggara, Senin (16/6/2025) sekitar pukul 13.20 WIB. Korban yang selamat adalah Mattiah (45) warga Desa Rambung Tubung yang berdomisili di Desa Uning Sigurgur. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Sebanyak enam warga di Kabupaten Aceh Tenggara menjadi korban pembacokan di Desa Uning Sigurgur Kecamatan Babul Rahmah, Aceh Tenggara pada Senin (16/6/2025) siang.

Lima diantaranya meninggal dunia dan satu orang selamat, aksi sadis tersebut sempat menghebohkan masyarakat Aceh Tenggara dan media sosial (medsos). 

Korban yang selamat adalah Mattiah (45) warga Desa Rambung Tubung yang berdomisili di Desa Uning Sigurgur.

Korban mengalami luka bacok pada bagian kepala, kaki dan bagian dada korban.

"Alhamdulillah, keadaan korban pembacokan mulai membaik dan masih menjalani perawatan di salah satu ruangan di RSUD Sahuddin Kutacane.

Korban sebelumnya mengalami luka bacok di bagian kepala, bagian dana dan kaki," ujar Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sahuddin Kutacane, dr Bukhari SpOG, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medis dr Mardiana Munthe kepada TribunGayo.com, Rabu (18/6/2025).

Seperti diberitakan sebelumnya, lima orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat dalam kasus pembacokan tersebut.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku berinisial P (25) menggunakan senjata tajam (Sejam).

Ia tercatat sebagai warga Pegunungan Kompas, Desa Alur Baning, Kecamatan Babul Rahmah.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri SH SIK MIK melalui Kasi Humas AKP Jomson Silalahi, menyampaikan aksi pembunuhan tersebut bermula saat P mendatangi rumah Aura (15) dan Fazri (4), keduanya warga Desa Uning Sigugur. 

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang kedua korban dengan senjata tajam hingga menyebabkan keduanya meninggal dunia di tempat.

Tidak berhenti disitu, sekitar pukul 13.30 WIB, pelaku melanjutkan aksinya ke rumah korban lainnya.

Yaitu ke rumah Evi (16), yang juga dibacok pada bagian kepala dan leher hingga tewas. 

Pelaku kemudian membacok Mattiah (45), warga Desa Rambung Tubung, di bagian kepala.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved