Sabtu, 11 April 2026

Berita Nasional Hari Ini

Rupiah Melemah Lagi! Hari Ini 9 Maret 2026 Tembus Rp17.019 per Dolar AS

Di pasar spot, rupiah dibuka di posisi Rp 17.019 per dolar AS, sehingga kembali melampaui level psikologis Rp 17.000.

Editor: Sri Widya Rahma
TribunGayo.com/Sri Widya Rahma
NILAI TUKAR RUPIAH - Foto uang rupiah Indonesia yang di ambil pada Senin (9/3/2026). Pada awal perdagangan Senin (9/3/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali berada di bawah tekanan. 
Ringkasan Berita:
  • Rupiah melemah di awal perdagangan Senin (9/3/2026) dan dibuka pada posisi Rp 17.019 per dolar AS, sehingga kembali menembus level psikologis Rp 17.000.
  • Pelemahan rupiah terjadi seiring tekanan yang juga dialami mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS.
  • Di tengah pelemahan mayoritas mata uang Asia, dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang yang menguat, dengan kenaikan tipis sekitar 0,09 persen terhadap dolar AS.

TribunGayo.com - Pada awal perdagangan Senin (9/3/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali berada di bawah tekanan.

Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Anjlok, Depresiasi Mingguan Capai 0,82 Persen

Di pasar spot, rupiah dibuka di posisi Rp 17.019 per dolar AS, sehingga kembali melampaui level psikologis Rp 17.000.

Jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada Jumat (6/3/2026) yang berada di Rp 16.925 per dolar AS, rupiah tercatat melemah sekitar 0,56 persen.

Tekanan terhadap rupiah ini terjadi bersamaan dengan pelemahan sejumlah mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS.

Pergerakan hingga pukul 09.00 WIB, menunjukkan peso Filipina menjadi mata uang dengan penurunan paling besar di kawasan Asia setelah terkoreksi 1,11 persen.

Baht Thailand juga mengalami pelemahan cukup dalam, yakni sekitar 0,9 persen.

Sementara itu, won Korea Selatan turun 0,89 persen dan dolar Taiwan melemah 0,59 persen.

Yen Jepang turut mengalami penurunan sebesar 0,57 persen.

Tekanan juga dialami dolar Singapura dan ringgit Malaysia yang masing-masing turun 0,51 persen dan 0,5 persen.

Yuan China ikut terkoreksi sekitar 0,3 persen.

Baca juga: BI Imbau Masyarakat Waspadai Uang Mutilasi, Kenali Keaslian Uang Rupiah Melalui 3D

Di tengah tren pelemahan mayoritas mata uang Asia tersebut, dolar Hong Kong justru menjadi satu-satunya yang bergerak menguat dengan kenaikan tipis 0,09 persen terhadap dolar AS pada perdagangan pagi ini.

Rincian Pergerakan Mata Uang Terhadap Dolar AS

Berikut rincian pergerakan mata uang terhadap dolar AS pada Senin (9/3/2026):

  • Peso Filipina: Terkoreksi 1,11 persen
  • Baht Thailand: Terkoreksi 0,9 persen
  • Won Korea Selatan: Terkoreksi 0,89 persen
  • Dolar Taiwan: Terkoreksi 0,59 persen
  • Yen Jepang: Terkoreksi 0,57 persen
  • Rupiah Indonesia: Terkoreksi 0,56 persen
  • Dolar Singapura: Terkoreksi 0,51 persen
  • Ringgit Malaysia: Terkoreksi 0,5 persen
  • Yuan China: Terkoreksi 0,3 persen
  • Dolar Hong Kong: Menguat 0,09 persen. (*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.id.

Baca juga: DPR Siap Bahas Usulan Redenominasi Rupiah, Berpotensi Masuk Prolegnas Prioritas 2026

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved