Kupi Senye
Bahagia di Kita, Duka di Mereka
Pernahkah sejenak kita menundukkan hati, mengingat saudara-saudara kita yang kini berada di lokasi banjir?
Idul Fitri seharusnya bukan hanya tentang kebahagiaan yang kita rasakan sendiri, tetapi juga tentang kepedulian yang kita tebarkan kepada sesama.
Ia mengajarkan kita untuk tidak hanya bersyukur atas nikmat yang ada, tetapi juga untuk peka terhadap luka yang dirasakan orang lain.
Mungkin kita tidak bisa menghapus seluruh duka mereka, tetapi kita bisa menghadirkan secercah harapan.
Dengan doa, dengan bantuan, dengan kepedulian yang tulus kita bisa menjadi bagian dari senyuman yang perlahan kembali hadir di wajah mereka.
Maka, di tengah kebahagiaan Idul Fitri ini, mari kita luaskan hati.
Jangan biarkan kebahagiaan hanya berhenti di diri kita, sementara di luar sana ada saudara yang masih menunggu uluran tangan.
Semoga Allah melembutkan hati kita, menggerakkan langkah kita untuk peduli, dan menjadikan kebahagiaan kita sebagai jalan hadirnya kebahagiaan bagi mereka.
Karena sejatinya, Idul Fitri bukan hanya tentang kita yang bergembira tetapi juga tentang bagaimana kita mampu merangkul mereka yang sedang berduka.
*) Penulis adalah Ketua Rabithah Thaliban Aceh (RTA) Cabang Aceh Tengah.
KUPI SENYE adalah rubrik opini pembaca TribunGayo.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Tengku-Ridwan-Bintang-adalah-Ketua-Rabithah-Thaliban-Aceh-RTA-Cabang-Aceh-Tengah.jpg)