Kupi Senye
Kampung Kami tak Eksotik Kota Wisata Batu
Ada potensi yang sangat besar untuk daerah kampung halaman saya Bener Meriah, tak kalah cantik dengan Kota Batu yang berjuluk “Kota wisata”.
Kampung Kami tak Eksotik Kota Wisata Batu
Oleh: Muhammad Rifqi Maulana *)
Dalam hal wisata saya melihat ada persamaan yang sangat indah antara Bener Meriah dan Kota Batu yaitu dataran tinggi dan memiliki wisata alam yang sangat indah.
Akan tetapi Bener Meriah tak semenarik Kota Batu yang menjadi Kota Wisata yang memiliki pengunjung yang tak ada hentinya.
Pasca hari kerja atau libur sama saja ramai peminat.
Sebagai mahasiswa yang aktif dan concern terhadap lingkungan pariwisata, aspek pariwisata sangat berpengaruh dan memiliki potensi yang sangat besar untuk penggerak ekonomi masyarakat.
Kenapa Kota Batu memiliki daya tarik pengunjung sehingga termasuk pariwisata salah satu yang terbesar di Indonesia.
Jumlah kunjungan wisatawan ke kota ini merupakan salah satu yang terbesar bersama dengan Bali dan Yogyakarta.
Padahal jika melihat Bener Meriah tak kalah indah dengan Kota Batu.
Ada potensi yang sangat besar untuk daerah kampung halaman saya Bener Meriah, tak kalah cantik dengan Kota Batu yang berjuluk “Kota wisata” dengan berbagai taman rekreasi dan atraksi seperti Jatim Park, Museum Angkut, Eco Green Park, dan lainnya.
Kota Batu menarik banyak pengunjung dari keluarga yang mencari hiburan. Infrastruktur dan fasilitas pendukung yang cukup baik di Kota Batu sehingga membuat pengunjung nyaman.
Beda halnya dengan Bener Meriah masalah infrastruktur dan aksesibilitas.
Jalan-jalan yang rusak dan kurangnya transportasi yang memadai dapat menghambat pergerakan wisatawan dan mengurangi minat mereka untuk berkunjung.
Oleh karena itu, investasi dalam pengembangan infrastruktur dan transportasi menjadi hal yang mendesak agar Bener Meriah dapat dijangkau dengan mudah oleh wisatawan dari berbagai daerah.
Perhatian Serius pada Akses Infrastruktur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/RIFQI-MAULANAA.jpg)