Dukung Masyaraka Rempang, Seniman akan Terbitkan Antologi Pantun 'Rempang'
"REMPANG: PULAU LUKA PUAK MELAYU". Sampai sejauh ini sudah terdapat 25 peserta yang mengirimkan karya pantun.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Khalidin Umar Barat
Laporan Fikar W.Eda I Jakarta
TRIBUNGAYO.COM, JAKARTA - Seniman akan menerbitkan antologi Pantun Rempang, sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat Rempang Kepulauan Riau yang akan digusur.
Inisiator penerbitan Antologi Pantun Rempang ini adalah pendiri Klinik Pantun Nusantara Prof Umar Zein dan sastrawan S. Satya Dharma.
Keduanya menyampaikan gagasan rencana penerbitan antologi ini dalam pertemuan virtual yang diikuti sejumlah seniman dan pemerhati dari dalam dan luar negeri, Minggu (24/9/2023) malam melalui platform Zoom Meeting.
Ide ini mendapat dukungan luas dari seniman, pemerhati pantun, akademi dan jurnalis. Prof Umar Zein mengatakan karya pantun dikirimkan kepada panitia sampai batas waktu 21 Oktober 2023.
Karya boleh dikirimkan lewat email ke alamat: klinik.pantun.nusantara@gmail.com atau forumsastrawan.ds@gmail.com. Rencananya antologi itu berjudul :
"REMPANG: PULAU LUKA PUAK MELAYU". Sampai sejauh ini sudah terdapat 25 peserta yang mengirimkan karya pantun.
"Ini sebagai bentuk dukungan seniman kepada masyarakat Rempang," kata S Satya Dharma.
Karya pantun yang sudah diterima panitia sampai saat ini berasal dari:
1. Yoan S. Nugraha, Kep.Riau
2. Zulnaidi, Medan-Sumut
3. Datuk Chairul Anwar, Medan-Sumut
4. Shafwan Hadi Umry - Oman, Timur Tengah
5. Shakyan Asmara - Medan, Sumut
6. Tunggul Charles Butar Butar, Deli Serdang, Sumut
7. Mohd. Nasir - Bengkalis, Riau
8. Erman Zaruddin - Bintan, Kepri
9. S.Ratman Suras - Deli Serdang, Sumut
10. Djunaedi Tjunti Agus - Bekasi, Jawa Barat
11. Asrial Mirza, Kisaran, Sumut
12. Syaiful Hadi JL, Medan. Sumut
13. Nur Azlan bin Zainuddin, Negeri Sembilan, Malaysia
14. S. Satya Dharma, Deliserdang
15. Firman Wally, Tahoku, Maluku Tengah
16. Oppung Leladjingga, Deli- Sumut
17. Rendra Setyadihardja, Tj. Pinang, Kepri
18.Fikar W Eda, Takengon, Aceh
19. Tarmizi Rumahitam, Batam, Kepri
20. Alamsyah, Medan, Sumut
21. Baharuddin Sahputra, Medan, Sumut
22. Wak Alang, ......
23. Songgo Siruah, Palu, Sulawesi Tengah
24. Rahmat Pantun, Rokan Hilir, Riau
25. Syifaul Fijriyanti, Pamekasan, Madura
"Kami masih menunggu karya para pemantun lainnya hingga 21 Oktober mendatang," kata S Satya Dharma.(*)
Baca juga: Prihatin Rempang, Penyair Tulis Puisi "Bukan Pantun Rempang"
Baca juga: Harga Getah Pinus Anjlok, Penderes Getah Pinus di Aceh Tengah Harapkan Solusi dari Pemerintah
Baca juga: 231 PNS Pemkab Bener Meriah Terima SK Kenaikan Pangkat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Poster-Rempang.jpg)