Kesehatan
Kenali Ciri-ciri Gula Darah Tinggi Pada Wanita
Orang-orang yang mengidap diabetes dikatakan memiliki gula darah tinggi ketika kadar gula melebihi 180 mg/dL setelah satu hingga dua jam setelah makan
Kenali Ciri-ciri Gula Darah Tinggi Pada Wanita
TRIBUNGAYO.COM - Waspadai apabila Anda merasakan ciri-ciri berikut ini, sebab bisa jadi hal tersebut merupakan tahap awal Anda menderita diabetes atau gula darah tinggi.
Ciri-cirinya yaitu rasa haus berlebihan, sakit kepala hingga kelelahan.
Untuk lebih jelasnya, pada tahap awal, terdapat ciri-ciri gula darah tinggi pada wanita yang kerap dialami, seperti:
- Merasa sangat haus atau sangat lapar
- Mengalami sakit kepala
- Memiliki pandangan yang kabur
- Lebih sering buang air kecil
Baca juga: Cegah Lonjakan Kadar Gula Darah, Berikut Tips Sarapan Bagi Penderita Diabetes
Ketika kondisi ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama, ada beberapa ciri yang akan dialami, seperti:
- Merasa lemas atau kelelahan
- Mengalami penurunan berat badan
- Mengalami infeksi jamur vagina
- Mengalami infeksi kulit
- Memerlukan waktu yang lebih lama untuk menyembuhkan luka dan nyeri.
Baca juga: Tak Hanya Orang Dewasa, Anak-anak juga Bisa Terkena Diabetes, Kenali Ciri-cirinya
Meskipun begitu, beberapa orang tidak mengalami gejala apapun ketika kadar gula darah yang dimiliki belum mencapai angka 250 mg/dL atau lebih.
Beberapa orang yang belum didiagnosis mengidap diabetes juga kerap mengalami gejala yang tidak serius sehingga menganggapnya sebagai sesuatu yang biasa dan tidak serius.
Gejala kadar gula darah tinggi yang sudah sangat parah dapat memicu masalah kesehatan lainnya yang lebih serius.
Baca juga: Manfaat Daun Jambu Biji untuk Kesehatan, Mulai Pengobatan Diabetes hingga Kolesterol
Melansir WebMD, ada beberapa masalah kesehatan jangka panjang yang akan muncul sebagai efek gula darah tinggi pada wanita, seperti:
- Penyakit kardiovaskular
- Kerusakan saraf atau neuropati
- Kerusakan ginjal atau gagal ginjal
- Kerusakan pembuluh darah di mata atau retinopati diabetik
- Aliran darah yang buruk atau kerusakan pada saraf yang menuju ke kaki sehingga memicu infeksi kulit, luka, dan amputasi kaki
- Gangguan pada tulang dan sendi
- Infeksi pada gigi dan gusi.
Kadar gula darah pada masing-masing orang akan berbeda-beda, tergantung apakah orang tersebut mengidap diabetes, prediabetes, atau tidak keduanya.
Dilansir dari Cleveland Clinic, orang-orang yang tidak mengidap diabetes dikatakan memiliki gula darah tinggi jika kadar gula darah puasa melebihi angka 125 miligram per desiliter (mg/dL).
Kondisi ini umumnya membuat orang tersebut didiagnosis mengidap diabetes, khususnya diabetes tipe 2.
Sedangkan orang-orang yang mengidap prediabetes memiliki kadar gula darah puasa sekitar 100 mg/dL hingga 125 mg/dL.
Orang-orang yang mengidap diabetes dikatakan memiliki gula darah tinggi ketika kadar gula melebihi 180 mg/dL setelah satu hingga dua jam setelah makan.
Meskipun begitu, angka ini akan berbeda-beda, tergantung dari target kadar gula darah yang dimiliki. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/TIPS-PUASA-UNTUK-DIABETESS.jpg)