Kupi Senye
Apa Salah Guru
Di balik setiap masalah yang dihadapi siswa, guru sering kali dijadikan "kesalahan." "Anak nakal, salah guru." "Anak bolos, salah guru.
Fenomena ini mencerminkan betapa kompleksnya peran seorang guru dan sayangnya, betapa sedikit penghargaan yang diberikan kepada mereka.
Sebaliknya ketika seorang anak menunjukkan prestasi yang membanggakan, pujian lebih sering dilayangkan kepada keluarga atau bahkan pada kerja keras anak itu sendiri.
Jarang sekali peran guru diakui dalam perjalanan sukses seorang siswa.
Padahal di balik setiap pencapaian siswa, ada tangan dingin guru yang memberikan ilmu, motivasi, bahkan waktu luang untuk mendampingi siswa saat mereka kesulitan.
Harus diakui bahwa setiap kesuksesan siswa memiliki kontribusi besar dari guru.
Di satu sisi, mereka dituntut untuk "menghasilkan" siswa yang unggul secara akademis maupun moral, tetapi di sisi lain, mereka kurang mendapatkan apresiasi yang sepadan.
Pada akhirnya, banyak guru yang merasa serba salah dalam menjalankan profesi mereka.
Mereka harus menghadapi kritik dari berbagai pihak ketika siswa berperilaku kurang baik atau gagal dalam pelajaran, namun kurang mendapatkan apresiasi atas kerja kerasnya saat siswa sukses.
Menghargai guru bukan hanya dengan ucapan terima kasih atau penghargaan formal, tetapi juga dengan memahami betapa pentingnya dukungan dari keluarga dan lingkungan untuk membentuk siswa yang baik.
Keberhasilan seorang anak adalah hasil kerja bersama, dan keberhasilan ini hendaknya disyukuri dan dikembalikan pada seluruh pihak yang terlibat.
Kondisi ini seharusnya menyadarkan kita semua bahwa tanggung jawab pendidikan bukan hanya milik guru, tetapi juga orang tua dan masyarakat.
Pendidikan adalah proses kolaboratif di mana setiap pihak memiliki peran masing-masing.
Guru memang memiliki peran penting dalam mendidik tetapi tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas seluruh perilaku siswa.
Orang tua harus ikut aktif dalam pembentukan karakter anak di rumah, sementara lingkungan sosial juga harus menyediakan atmosfer yang positif.
Sebaliknya jika ada kegagalan semestinya ini juga dilihat dari berbagai aspek bukan sekadar kesalahan guru semata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/TAZKIR-PENULIS-OPINI-4.jpg)