Kupi Senye
Penguatan Karakter melalui Makan Bergizi Gratis
Tujuan dari program unggulan MBG dalam bidang kesehatan adalah peningkatan akses makanan bergizi, pengetahuan gizi, dan pola makan sehat.
Oleh: Kosasih Ali Abu Bakar *)
Salah satu program prioritas Prabowo- Gibran adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), diluncurkan pada tanggal 6 Januari 2025 dalam rangka meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul (Perpres 83/2024).
Bila melihat data dan informasi terkati dengan MBG, Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 menjelaskan angka prevalensi stunting berada di angka 21,6 persen dengan target penurunan angka stunting pada tahun 2024 menjadi 14 % .
Badan Pusat Statistik (BPS) menginformasikan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) mencapai sekitar 27,9 juta orang.
Sedangkan Kementerian Kesehatan RI tahun 2020 mencatat sekitar 4 juta orang ibu hamil dan ibu menyusui setiap tahunnya.
Tujuan dari program unggulan MBG dalam bidang kesehatan adalah peningkatan akses makanan bergizi, pengetahuan gizi, dan pola makan sehat.
Kekurangan gizi amat berpengaruh terhadap perkembangan otak, sehingga berdampak pada kecerdasan dan prestasi pendidikan anak.
Oleh karena itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, yaitu peningkatan prestasi, partisipasi dan kehadiran siswa, serta pengurangan anak putus sekolah.
Studi oleh WHO dan UNICEF menunjukkan asupan gizi cukup akan memberi dampak positif bagi konsentrasi, daya ingat, dan motivasi belajar anak-anak.
Laporan dari World Population Review (2023) menjelaskan rerata tingkat kecerdaan orang Indonesia 78,49 atau lebih rendah dari rata-
rata dunia, 99,75.
Hasil penelitian juga menjelaskan bahwa gangguan tumbuh kembang anak dalam waktu lama dan stunting jangka panjang akan mempengaruhi kecerdasan kognitif.
Semua akan mempersulit capaian generasi emas Indonesia 2045 seperti yang diharapkan.
Penguatan Karakter dalam Program Unggulan MBG
Selain dalam bidang kesehatan dan pendidikan, program MBG dapat memberikan dampak kepada penguatan karakter peserta didik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti mengatakan, "Makan siang gratis ini sebagai bagian dari penanaman dan pembiasaan pendidikan karakter bagi anak-anak", Ia mengatakan program tersebut mengajarkan tanggung jawab, toleransi, saling menghormati, menjaga kebersihan, dan tidak hidup boros (08/12/24).
Untuk mencapai nilai-nilai karakter tersebut, perlu ada pedoman pelaksanaannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Dr-Kosasih-Ali-Abu-Bakar-SKom-MMSi.jpg)