Kupi Senye
Tuhan Saja Tidak Ditakuti
Janji politik bukanlah sesuatu yang patut dirisaukan. Janji tersebut beda tipis dengan iklan.
Oleh: Dr Johansyah MA *)
Judul tulisan ini saya kutip dari Prof Salim Said dalam sebuah video berdurasi singkat beberapa tahun lalu terkait dengan semakin menjamurnya kasus korupsi di Indonesia.
Katanya; “Di Indonesia, jangankan KPK, Tuhan saja tidak ditakuti. Indonesia tidak akan menjadi negara maju selama Tuhan tidak ditakuti oleh pejabat di negeri ini”.
Perkataan beliau kiranya benar, sebab banyak sekali bukti yang dapat ditunjukkan untuk menguatkannya.
Salah satunya kasus dugaan korupsi Pertamina dari hasil oplosan pertalite menjadi pertamax sejak 2018, dimana mereka memperoleh keuntungan sepihak hampir mencapai satu kuadriliun.
Di sisi lain masyarakat tertipu dan menjadi pihak yang paling dirugikan.
Belakangan tiba-tiba pihak Pertamina mengklarifikasi bahwa pertamax yang dijual saat ini murni, bukan oplosan.
Dari sini diduga kuat bahwa banyak hal yang disembunyikan dalam kasus ini. Bukankah para pejabat Negara terikat dengan sumpah jabatan?
Ya, tapi sumpah itu tidak lebih dari pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara lalu diikuti oleh semua peserta.
Tidak ada pemaknaan, penghayatan dan jauh dari pengamalan. Fasih dan mudah dalam ucapan, tapi tidak tercermin dalam perbuatan.
Dengan kata lain, sumpah bagi mereka adalah sampah yang tidak ada gunanya. Fenomena tidak takut Tuhan mungkin juga kerap kita saksikan dalam kampanye.
Janji politik bukanlah sesuatu yang patut dirisaukan. Janji tersebut beda tipis dengan iklan.
Disuguhkan sedemikian menawan untuk menarik perhatian agar yang mendengar dan menyaksikan merasa tertarik dan akhirnya melirik.
Setelah semua didapatkan, janji yang pernah terucap dengan mudah dilupakan.
Ketika banyak yang mengingatkan janji manis di masa kampanye, mereka menangkis dengan berbagai argumen dan alasan, tanpa sedikit pun merasa bahwa itu hutang kata yang harus ditunaikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/JOHANSYAH-OPINI-90.jpg)