Jumat, 5 Juni 2026

Lebaran 2025

Buya Yahya Imbau Umat Islam Hidupkan Malam Hari Raya dengan Ibadah

Buya Yahya memaparkan umat muslim hendaknya menghidupkan malam hari raya dengan ibadah.

Tayang:
Kolase TribunGayo.com
MALAM HARI RAYA- Dalam foto Penceramah Buya Yahya. Dalam hal ini, Buya Yahya memaparkan umat muslim hendaknya menghidupkan malam hari raya dengan ibadah. 

TRIBUNGAYO.COM - Malam Hari Raya Idul Fitri atau malam 1 Syawal selalu disambut dengan suka cita oleh umat Islam.

Karena sudah dapat melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh serta menunaikan zakat fitrah.

Tak hanya itu, momen Lebaran juga selalu ditunggu untuk berkumpul bersama keluarga.

Nah, agar semakin mendapatkan ridha dari Allah, sebaiknya saat malam Hari Raya digunakan untuk memperbanyak ibadah.

Meski menghidupkan malam hari raya tak ada dalil shahih, Penceramah Buya Yahya menerangkan sebaiknya tetap melakukan amal shaleh dan menghindari segala kemaksiatan yang dikemas dalam bentuk hiburan.

Buya Yahya memaparkan umat muslim hendaknya menghidupkan malam hari raya dengan ibadah.

"Memang tidak ada hadits khusus tentang ini, kendati begitu bukan berarti menghidupkan malam hari raya tidak ada kemuliaannya.

Maka diimbau kepada siapa saja untuk menghidupkan malam hari raya," jelas Buya Yahya dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Ini sebab malam hari raya adalah masa perubahan dari bulan Ramadhan ke bulan Syawal, yang mana banyak disalahartikan mengenai perayaan yang dilakukan.

Banyak hiburan-hiburan digelar menjauhkan dari Allah, hal ini yang harus dihindari kaum muslimin.

"Setelah berpuasa hendaknya di malam Idul Fitri mulai menahan, setan sudah mulai bertebaran, yang selama sebulan setan dibelenggu, diikat, mulai keluar, sesuai dengan hawa nafsu kita.

Sehingga di malam hari raya orang mulai lepas kontrol, yang semula dekat dengan Allah, di malam ini mulai kehancuran," papar Buya Yahya.

Agar bulan Syawal menjadi baik dan Ramadhan menjadi istimewa, maka malam Hari Raya Idul Fitri hendaknya dihidupkan dengan ibadah.

Kendati sudah tidak ada sholat Tarawih, masih bisa mengerjakan sholat sunnah lainnya, kemudian diiringi takbir Allah, sehingga dijauhkan Allah dari hal-hal yang dimurkai.

Mengumandangkan bacaan takbir 'Allahu Akbar', merupakan bentuk syukur atas nikmat yang diberikan kepada Allah karena telah melalui Ramadhan.

Bacaan Takbir Hari Raya Idul Fitri

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved