Sabtu, 6 Juni 2026

Kupi Senye

Meneladani Gaya Hidup Sehat Nabi di Hari Maulid Nabi Muhammad SAW

Hari Jumat tanggal 5 September 2025 seluruh umat muslim diseluruh Indonesia memperingati hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tayang:
Dokumen Prima Trisna Aji
OPINI TRIBUNGAYO - Prima Trisna Aji adalah Dosen Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang. Ia menulis opini berjudul 'Meneladani Gaya Hidup Sehat Nabi di Hari Maulid Nabi Muhammad SAW', Kamis (4/9/2025). 

Oleh: Prima Trisna Aji *)

Hari Jumat tanggal 5 September 2025 seluruh umat muslim diseluruh Indonesia memperingati hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dimana momen ini seharusnya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial atau perayaan yang meriah saja.

Akan tetapi juga harus menjadi refleksi untuk meneladani gaya hidup Rasulullah SAW yang sederhana.

Pola hidup bersih dan penuh dengan kesadaran menjaga kesehatan. 

Ditengah tantangan kesehatan bangsa Indonesia saat ini mulai dari gizi, obesitas hingga kesehatan mental,
teladan Nabi Muhammad SAW menjadi sangat relevan untuk dijadikan inspirasi kita bersama.

Gizi dan Stunting: PR Nasional Bersama

Masalah gizi saat ini masih menjadi pekerjaan rumah Bersama.

Berdasarkan Survei Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2024 menunjukkan bahwa prevalensi stunting menurun menjadi 19,8 persen setara sekitar 4,48 juta balita. 

Meski ada Tingkat kemajuan, akan tetapi angka ini masih jauh dari target WHO yaitu kurang dari 14 persen pada tahun 2025.

Masalah stunting bukan sekedar masalah tubuh pendek, akan tetapi juga terkait kecerdasan, imunitas dan produktivitas generasi yang akan datang.

Nabi besar Muhammad SAW menekankan akan pentingnya menjaga amanah keturunan, termasuk dengan memperhatikan asupan yang halal, thayyib dan gizi yang seimbang.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW seharusnya menjadikan ajakan bagi orang tua, guru dan pemerintah Indonesia.

Yaitu untuk serius dalam menuntaskan masalah stunting melalui perbaikan gizi sejak pra konsepsi hingga usia balita.

Obesitas dan Pola Hidup Modern

Disi lain, data Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) pad atahun 2023 menunjukkan prevalensi obesitas pada orang dewasa yang mencapai angka 23,4 persen.

Dimana gaya hidup sedentary dan konsumsi berlebihan akan memicu penyakit degenerative.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved