Kupi Senye
Aset Terbengkalai Ditengah Potensi Kampung Keramat Mupakat
IPAL dermaga dan gedung PON, misalnya, masih menyisakan tanda tanya besar untuk siapa dan untuk apa keberadaannya.
Dengan pengelolaan yang tepat, aset tersebut tidak hanya terawat, tetapi juga produktif dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Keramat Mupakat bukan kekurangan ide. Yang dibutuhkan adalah kepercayaan dan ruang gerak.
Jika desa diberi kewenangan, bukan tidak mungkin kawasan IPAL dermaga dan gedung PON akan bertransformasi menjadi pusat UMKM, wisata desa, serta kawasan hijau produktif yang mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan warga.
Pada akhirnya, pembangunan tidak selalu tentang membangun yang baru.
Terkadang, cukup dengan menghidupkan yang sudah ada dan menyerahkannya kepada mereka yang paling dekat untuk merawatnya: masyarakat desa sendiri.
*) Penulis adalah Reje Kampung Keramat Mupakat, Kabupaten Aceh Tengah.
KUPI SENYE adalah rubrik opini pembaca TribunGayo.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca juga: Kampung Keramat Mupakat Luncurkan Program Mantap, Pelayanan Administrasi Kini Bisa Lewat WhatsApp
Baca juga: Kampung Keramat Mupakat Aceh Tengah Siap Jalankan Program Kampung Qurani dan Gamawar Plus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Reje-Kampung-Keramat-Mupakat-2504_.jpg)