Polisi Tembak Polisi
Ferdy Sambo Jalani Sidang Kode Etik, Kapolri Perintahkan Keputusan Harus Ditentukan Hari Ini
Dedi menturukan proses penyidikan yang dilakukan oleh Timsus terkait para tersangka pembunuhan Brigadir J sudah dilimpahkan tahap I kepada JPU
2 saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan laporan polisi dari Bareskrim sehingga tinggal 16 orang yang ada dipatsus, sementara sisanya jadi tahanan berkait dengan kasus yang dilaporkan di Bareskrim," jelas Sigit.
Lebih lanjut, Sigit menuturkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan proses sidang etik kepada puluhan anggota yang melanggar di kasus Brigadir J paling lambat 30 hari ke depan.
"Kami tentunya berkomitmen untuk segera bisa menyelesaikan proses sidang etik profesi ini dalam waktu 30 hari ke depan, ini juga untuk memberikan kepastian hukum terhadap pada terduga pelanggar," pungkasnya.
Baca juga: Ketua Komnas HAM Ungkap Bagaimana Ferdy Sambo Merancang Skenario Atas Tewasnya Brigadir Yosua
Kabaintelkam Pimpin Sidang Etik Ferdy Sambo
Dilansir laman Tribunnews.com, sosok Komjen Ahmad Dofiri merupakan Kepala Badan Inteligen Keamanan (Kabaintelkam) Polri yang akan memimpin sidang etik Irjen Ferdy Sambo.
Komjen Ahmad Dofiri dijadwalkan memimpin sidang sidang komisi kode etik Polri (KKEP) Ferdy Sambo terkait kasus Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J pada Kamis (25/8/2022) hari ini.
Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo.
"Dipimpin Pak Kabaintelkam Ahmad Dofiri," lanjut Dedi, dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Kamis (25/8/2022).
Diketahui, Komjen Ahmad Dofiri adalah seorang perwira tinggi Polri.
Sebelum mengemban tugas sebagai Kabaintelkom Polri, Ahmad Dofiri pernah menjadi Kapolda Jawa Barat.
Baca juga: Ferdy Sambo Pimpin Rapat Kilat untuk Habisi Brigadir J, Ini Tugas yang Dilakukan Putri Candrawathi
Dikutip dari TribunnewsWiki.com, Komjen Ahmad Dofiri lahir pada 4 Juni 1967 di Indramayu, Jawa Barat.
Ahmad Dofiri diketahui merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1989.
Ia pernah meraih penghargaan Adhi Makayasa atau sebagai lulusan terbaik.
Ahmad Dofiri juga lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sespim Pol, Lembang, dan Lemhannas RI PPRA XLVIII (2012).
Sebelum menjadi Kabaintelkom Polri, Ahmad Dofiri memiliki pengalaman menjadi Kapolda ketika ia memimpin Polda Banten dan Polda DIY.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/KAPOLRI-dan-FERDY-SAMBO.jpg)