Kupi Senye

Berpikir Kritis Apa Pentingnya?

Allah menciptakan berbagai makhluk di muka bumi ini, tapi ada satu golongan yang diciptakan-Nya dalam sebaik-baik bentuk.

|
Editor: Jafaruddin
For Tribungayo.com
Indah Saharani, mahasiswi Semester IV Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe 

Oleh : Indah Saharani *)

Allah menciptakan berbagai makhluk di muka bumi ini, tapi ada satu golongan yang diciptakan-Nya dalam sebaik-baik bentuk.

Siapakah golongan itu?

Ya golongan itu adalah manusia.

Ada satu kelebihan yang khusus Allah berikan hanya pada manusia, yaitu akal.

Dalam Al-quran ada banyak penjelasan mengenai akal.

Salah satunya ada dalam Qur'an surah Ar-ra'd ayat 19 yang artinya "Maka apakah orang yang mengetahui bahwa apa yang diturunkan Tuhan adalah kebenaran, sama dengan orang yang buta?

Hanya orang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran".

Dari  ayat ini dapat diambil ibrah, bahwa Allah menciptakan akal untuk manusia, agar manusia bisa mengambil pelajaran dari setiap peristiwa yang menimpanya.

Akal adalah mahkota tertinggi manusia, kelebihan yang membedakannya dengan makhluk lain.

Baca juga: Dasar Hukum Sekolah Jam 5 Pagi, Gubernur : Kau Pikir Sendiri, Pengamat : Kebijakan Diskriminatif

Akal pula yang menjadikan manusia ditunjuk menjadi khalifah di muka bumi, dan membuat iri malaikat dan jin.

Karena itulah sudah seharusnya manusia mengoptimalkan akal mereka dengan berpikir.

Mengembangkan kemampuan berpikir secara kritis bukanlah bawaan sejak lahir, melaikan harus ditempa dan diusahakan.

Menurut Angelo (1995), berpikir kritis adalah mengaplikasikan rasional, kegiatan berpikir yang tinggi, meliputi kegiatan menganalisis, mensintesis, mengenali permasalahan dan pemecahannya, menyimpulkan serta mengevaluasi.

Berpikir kritis sangat diperlukan manusia dalam semua aspek kehidupan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved