Minggu, 10 Mei 2026

Keber Kesehatan Aceh

Awas Ancaman DBD, Berantas Massal Sarang Nyamuk

Karena itu Kemenkes meminta pemberantasan nyamuk pembawa penyakit demam berdarah dengue (DBD) tidak dianjurkan dengan fogging atau pengasapan

Tayang:
Editor: Nurkhalis
Dok. Dinkes Aceh
FOGGING PERMUKIMAN - Petugas melakukan fogging di permukiman warga Gampong Lam Ara, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Maret lalu. 

Selain itu fogging juga dapat membuat nyamuk malah menjadi resisten atau kebal.

“Saat ini sudah harus meminimalkan penggunaan fogging, yang harus dilakukan adalah pemberan tasan sarang nyamuk secara massal, berkesinambungan dan kalau endemis, ini harus dilakukan sepanjang tahun,” ujar Imran, Kamis (15/6/2023).

Lebih lanjut, Imran menganjurkan pemberantasan sarang nyamuk dilakukan dengan 3M plus yaitu pertama menguras dan menyikat.

Kedua menutup tempat penampungan air, ketiga memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas.

Plusnya adalah bagaimana mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk demam berdarah dengue atau aedes aegypti seperti menanam tumbuhan pengusir nyamuk.

Selain itu, cara pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah melalui vaksin dengue.

Menurut Imran, hal ini menjadi salah satu intervensi yang efektif dalam penanggulangan demam berdarah dengue di Indonesia.

Baca juga: Ada 10 Indikator PHBS, Begini Penjelasan Plt Kadinkes Aceh Tenggara Drs Jamanudin MAP

Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika saat ini ada dua jenis vaksin yang sudah mempunyai izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan beredar di pasaran.

Dua jenis vaksin ini yaitu vaksin Dengvaxia dan vaksin Qdenga. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved