Kesehatan
Mengenal Glaukoma: Kelainan pada Mata yang Perlu Diwaspadai
Saat cairan menumpuk, hal itu membuat tekanan di dalam mata meningkat, sehingga lambat laun serabut saraf optik rusak.
Mengenal Glaukoma: Kelainan pada Mata yang Perlu Diwaspadai
TRIBUNGAYO.COM - Glaukoma merupakan sekelompok kondisi mata yang merusak saraf optik.
Adapun fungsi dari saraf optik ini adalah mengirimkan informasi visual dari mata ke otak untuk memaksimalkan penglihatan.
Jenis glaukoma yang paling umum terjadi adalah glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup.
Glaukoma sudut terbuka memiliki gejala yang sulit dideteksi pada tahap awal.
Sedangkan glukoma sudut tertutup memiliki gejala seperti mata berlemak karena saluran pengalir cairan bening pada bola mata sudah tertutup secara keseluruhan.
Baca juga: Apa yang Terjadi Pada Tubuh Jika Konsumsi Air Kelapa Setiap Hari? Ini Penjelasan dr Zaidul Akbar
Melansir Glaucoma.org, penyebab glaukoma kebanyakan disebabkan oleh sistem drainase mata yang tersumbat sehingga cairan bening di dalam bola mata (aqueous humour) tidak dapat mengalir.
Saat cairan menumpuk, hal itu membuat tekanan di dalam mata meningkat, sehingga lambat laun serabut saraf optik rusak dan mengakibatkan kehilangan penglihatan secara bertahap.
Sebagai informasi, tekanan intraokular normal mata atau tekanan bola mata rata-rata yaitu 12-21 mm Hg.
Apabila tekanan pada mata melebihi 21 mm Hg maka seseorang didiagnosis mengalami hipertensi atau peningkatan tekanan.
Peningkatan tekanan yang terlalu tinggi dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan komplikasi glaukoma berupa kehilangan penglihatan secara permanen.
Baca juga: Obat Herbal Racikan dr Zaidul Akbar Ini Ampuh Untuk Atasi Masalah Lambung, Ini Komposisinya
Menurut WebMd, ada beberapa faktor risiko penyebab glaukoma di antaranya:
1. Usia, glaukoma menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia.
2. Riwayat keluarga, seseorang lebih berisiko mengalami glaukoma jika memiliki orang tua atau saudara kandung dengan kondisi glaukoma.
3. Kondisi medis seperti rabun jauh dan diabetes dapat meningkatkan risiko terkena glaukoma.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/GLAUKOMAA.jpg)