Kesehatan
Mengenal Glaukoma: Kelainan pada Mata yang Perlu Diwaspadai
Saat cairan menumpuk, hal itu membuat tekanan di dalam mata meningkat, sehingga lambat laun serabut saraf optik rusak.
4. Faktor lainnya seperti cedera karena terkena benda tumpul, terpapar zat kimia pada mata, infeksi mata parah, penyumbatan pembuluh darah di dalam mata, atau peradangan mata.
Setelah menyimak pemaparan penyebab glaukoma di atas, Anda juga perlu mengetahui perawatan glaukoma yang tepat.
Baca juga: Bau Mulut Bikin Gak Pede? Ini Ramuan Sederhana Ala dr Zaidul Akbar
Melansir National Health Solution, perawatan glaukoma umumnya tersedia dalam berbagai jenis termasuk obat tetes mata, perawatan laser, dan operasi.
Pilihan perawatan tersebut disesuaikan dengan tingkat keparahan glaukoma dan kondisi kesehatan penderita secara umum.
Perlu diperhatikan, bahwa perawatan yang dilakukan tidak dapat mengembalikan kehilangan penglihatan yang telah terjadi akibat glaukoma, tetapi dapat membantu menghentikan gejala dan kerusakan saraf lebih lanjut.
Perawatan glaukoma yang biasanya direkomendasikan dokter:
Gunakan tetes mata
Perawatan glaukoma yang pertama adalah penggunaan tetes mata khusus. Tetes mata ini menjadi pengobatan glaukoma untuk mengurangi tekanan di mata.
Tetes mata ini umumnya digunakan sekitar 1 dan 4 kali sehari tergantung kondisi glaukoma. Pastikan penderita menggunakannya sesuai anjuran dokter atau petunjuk penggunaan obat.
Sebagai informasi, tetes mata dapat menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan, seperti iritasi mata.
Perawatan laser
Perawatan laser bisa menjadi rekomendasi perawatan glaukoma apabila obat tetes mata tidak kunjung memperbaiki gejala glaukoma.
Perawatan laser akan bekerja dengan mengarahkan berkas cahaya berenergi tinggi ke bagian mata untuk menghentikan penumpukan cairan di dalamnya.
Operasi
Cara mengobati glaukoma lainnya yakni pembedahan atau operasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/GLAUKOMAA.jpg)