Minggu, 3 Mei 2026

Kesehatan

Kenali Penyebab Nyeri Payudara Menjelang Haid dan Cara Mengatasinya

Kadar hormon tersebut juga menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening atau limfa yang terdapat di sekitar ketiak, yang semakin menambah rasa nyeri

Tayang:
TRIBUNNEWS.COM
Kenali Penyebab Nyeri Payudara Menjelang Haid dan Cara Mengatasinya. 

Kenali Penyebab Nyeri Payudara Menjelang Haid dan Cara Mengatasinya

TRIBUNGAYO.COM - Menjelang datangnya haid atau menstruasi sering muncul gejala nyeri di payudara.

Namun, ada juga yang tidak mengalami nyeri apapun ketika menjelang datangnya tamu bulanan tersebut.

Akan tetapi jika Anda merasakan nyeri di bagian payudara menjelang haid, maka kenali penyebabnya.

Menurut American Academy of Family Physicians (AAFP), nyeri payudara menjelang haid disebabkan naik turunnya kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh.

Ini merupakan bagian dari premenstrual syndrome (PMS).

Baca juga: Berikut Rempah-rempah yang Miliki Khasiat untuk Kesehatan: Jantung, Kanker, Diabetes

Kadar hormon tersebut juga menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening atau limfa yang terdapat di sekitar ketiak, yang semakin menambah rasa nyeri.

Dikutip dari Medical News Today, nyeri payudara terjadi sekitar waktu ovulasi, yaitu saat ovarium melepas sel telur untuk pembuahan.

Biasanya, dirasakan 12-14 hari sebelum seseorang mulai haid dan akan berkurang saat selesai masa haid.

Adapun ciri nyeri payudara akibat PMS atau menjelang haid, antara lain:

Baca juga: Pala Rempah Khas Indonesia yang Miliki Ragam Manfaat untuk Kuliner, Kecantikan hingga Kesehatan

  • Biasanya terjadi pada kedua payudara, terutama di bagian atas sisi luar yang dekat dengan ketiak.
  • Nyeri terkadang merambat ke ketiak.
  • Disertai pembengkakan payudara atau benjolan.
  • Nyeri semakin parah saat menggunakan bra atau baju yang ketat.
  • Pembengkakan dan nyeri payudara menjelang haid biasanya akan membaik saat seseorang mulai memasuki menopause. Sebab, terjadi perubahan alami kadar hormon seiring bertambahnya usia wanita.

Setelah tahu penyebabnya, bagaimana cara mengatasi nyeri payudara menjelang haid?

Baca juga: Fungsi Sela-sela Gigi Manusia untuk Kesehatan

Cara mengatasi nyeri payudara

Rasa nyeri pada payudara terkadang sedikit mengganggu aktivitas sehari-hari.

Berikut tips dan cara mengatasi nyeri payudara menjelang haid, dilansir dari Medical News Today dan Healthline:

1. Hindari bra yang ketat

Penggunaan bra yang terlalu ketat membuat payudara semakin nyeri dan tidak nyaman.

Oleh karena itu, pilihlah bra dengan ukuran yang agak longgar atau bra khusus olahraga agar semakin nyaman saat melakukan aktivitas.

2. Kurangi kafein

Kafein menambah rasa nyeri pada payudara, terlebih pada wanita dengan riwayat PMS atau nyeri payudara menjelang haid.

Sebaiknya, ganti kafein dengan air mineral untuk mengurangi nyeri dan mencegah dehidrasi.

Baca juga: Beragam Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan dan Kuliner yang Perlu Diketahui

3. Hindari makanan tinggi garam

Pola makan mempengaruhi kondisi kesehatan saat PMS dan menstruasi, termasuk nyeri payudara.

Cobalah untuk menghindari makanan tinggi garam selama PMS dan menstruasi.

Lantaran, makanan tinggi garam akan meningkatkan kadar retensi air.

Retensi air atau kelebihan cairan dalam tubuh ini dapat menyebabkan pembengkakan, salah satunya di area payudara.

4. Konsumsi vitamin

Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat (HHS) merekomendasikan wanita untuk mengonsumsi vitamin E dan magnesium setiap hari.

Kedua nutrisi itu akan membantu mengurangi gejala PMS.

Adapun beberapa makanan yang mengandung vitamin E dan magnesium antara lain kacang-kacangan, bayam, wortel, pisang, alpukat, dan beras merah.

Baca juga: Dampak Konsumsi Telur Berlebihan Terhadap Kesehatan

5. Kompres payudara

Mengompres payudara juga membantu mengurangi bengkak dan rasa nyerinya.

Selama beberapa menit, cobalah untuk kompres payudara dengan es atau air hangat.

Hubungi dokter jika terjadi umumnya, nyeri payudara menjelang haid bukan masalah medis yang perlu dikhawatirkan.

Namun, ada kalanya rasa nyeri menjadi tanda infeksi atau kondisi medis tertentu.

Waspadai dan segera konsultasikan dengan dokter jika terjadi hal-hal berikut:

  • Ada benjolan tidak wajar di payudara atau bentuk payudara berubah.
  • Keluar cairan dari puting.
  • Nyeri payudara sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

 

 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved