Minggu, 10 Mei 2026

Kesehatan

Ketahui Ini Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif dan Cara Menghindarinya

Sekitar 250 dari 7.000 zat kimia yang ada pada asap rokok sudah terbukti dapat membahayakan kesehatan, seperti memicu penyakit jantung dan paru-paru.

Tayang:
TRIBUN HEALTH
Ketahui Ini Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif dan Cara Menghindarinya. 

Ketahui Ini Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif dan Cara Menghindarinya

TRIBUNGAYO.COM - Sering sekali saat duduk di cafe atau warung kopi seseorang yang tidak merokok menjadi perokok pasif.

Dimana perokok pasif adalah seseorang yang menghirup asap rokok yang dikeluarkan oleh perokok aktif.

Merokok lebih berbahaya daripada menghirup asap rokok, namun menjadi perokok pasif juga akan berbahaya untuk kesehatan.

Tahukah Anda, jika asap rokok yang dikeluarkan oleh perokok aktif memiliki kandungan racun yang lebih berbahaya.

Baca juga: Manfaat Buah Bluberi untuk Kesehatan, Meningkatkan Penglihatan hingga Mencegah Infeksi

Sekitar 250 dari 7.000 zat kimia yang ada pada asap rokok sudah terbukti dapat membahayakan kesehatan, seperti memicu penyakit jantung dan paru-paru.

Dilansir dari Kementerian Kesehatan, Jumat (22/7/2022), ada beberapa bahaya asap rokok bagi perokok pasif yang perlu diketahui, seperti:

Meningkatkan risiko penyakit paru-paru, khususnya pada penderita asma atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)

Meningkatkan risiko penyakit jantung dan serangan karena asap rokok dapat memicu kerusakan pembuluh darah

Meningkatkan risiko kanker dan leukemia karena kandungan benzena pada asap rokok

Baca juga: Pepaya Miliki Kandungan Nutrisi yang Sangat Baik, Apakah Boleh Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes?

Menurunkan kualitas sperma dan meningkatkan risiko impotensi

Meningkatkan risiko kehamilan anggur atau kehamilan di luar rahim

Meningkatkan risiko asma pada anak dan penyakit alergi lainnya, seperti rhinitis alergi

Meningkatkan risiko berat badan lahir rendah pada bayi sehingga lebih rentan untuk mengalami masalah kesehatan tertentu saat dewasa

Meningkatkan risiko kelahiran prematur di mana bayi lahir lebih cepat daripada perkiraan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved