Prof TA Sanny, Sebut Monas Atas Aceh Bawah Aceh
Adalah Prof Teuku Abdullah Sanny salah seorang sosok di balik pengerjaan trase kereta api cepat tersebut. Ia adalah ilmuan di bidang kebumian.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Khalidin Umar Barat
Lapiran Fikar W.Eda I Jakarta
TRIBUNGAYO.COM, BANDUNG - Melesat dengan kereta api cepat dari Jakarta menuju Bandung hanya butuh waktu 35 menit. Kecepatan maksimal kereta tercatat 348 Km per jam.
Panjang lintasan 142 Km lebih. Melewati 13 terowongan. Salah satu terowongan, panjangan 4.478 meter
berada di Cikalong Wetan dekat dengan daerah Walini.
Adalah Prof Teuku Abdullah Sanny salah seorang sosok di balik pengerjaan trase kereta api cepat tersebut. Ia adalah ilmuan di bidang kebumian.
Ia sebelumnya banyak bekerja di jalur-jalur kereta api, termasuk shinkansen dan MRT di Jakarta. Dialah yang melakukan penelitian bagaimana mendapatkan jalur yang aman.
Ia engineer dan konsultan di bidang trase kereta api cepat tersebut. Tugas Prof TA Sanny memang tidak enteng. Ia menentukan jalur mana yang dianggap paling aman.
Lintasan tidak melewati patahan aktif atau tidak aktif, menghindari jalur longsor, mitologi batuan baik, tidak melewati garis sejarah gempa.
Siapakah TA Sanny? Ia seorang ilmuan penting Indonesia. Ia guru besar ITB. Secara kebetulan Rektor ISBI Aceh Prof Wildan bersama Kabag Humas ISBI Aceh Ichsan, MSn, serta Fikar W Eda dari Tribun Gayo.
Bertemu dengan TA Sanny saat mengunjungi seniman rupa kenamaan Indonesia kelahiran Aceh Barat, Abdul Djalil Pirous (AD Pirous) di Bandung Jawa Barat.
Prof TA Sanny ternyata juga datang ke rumah Pirous yang sekaligus galeri, yang diberi nama "Serambi Pirous Galeri dan Studio."
"Saya memang sudah lama ingin bertemu Pak Pirous. Tapi baru saat ini ada waktu," kata TA Sanny dalam pertemuan pada Jumat, 8 Maret 2024 lalu.
Dalam waktu bersamaan juga hadir Dr Kamal A Arif, juga tokoh Aceh di Bandung. Pirous, TA Sanny, dan Kamal A Arif adalah tokoh Aceh yang bersahabat baik.
Mereka juga yang ikut mendisain sayembara museum tsunami yang kemudian dimenangkan Ridwan Kamil, sekarang gubernur Jawa Barat.
Prof. Dr. Eng. Ir. Teuku Abdullah Sanny, M.Sc, adalah putra Aceh Besar asal Piyeung Kecamatan Montasik. ia
ilmuwan dalam bidang seismologi eksplorasi dan rekayasa.
T. A. Sanny menempuh pendidikan Sarjana-nya di ITB dan lulus pada tahun 1985. Ia kemudian melanjutkan studinya di universitas yang sama lulus dan lulus pada tahun 1989.
| Prakiraan Cuaca Aceh Tengah Besok 14 Juni 2026: Seluruh Kecamatan Hujan Ringan |
|
|---|
| Dampak Bencana Tahun Lalu, Pertumbuhan Ekonomi Aceh Tengah 2025 Hanya 3,01 Persen |
|
|---|
| Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Wilayah Aceh, Dua Diantaranya di Bener Meriah |
|
|---|
| Bikin Candu! Ini Lirik Lagu Aceh "Meugoe Sira" by Cut Zuhra |
|
|---|
| Aceh Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Selama Tiga Hari ke Depan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Prof-TA-Sanny-kiri-dan-seniman-rupa-Indonesia-AD-Pirous.jpg)