Kupi Senye
Wajah Pariwisata Kota Takengon
Semoga Kota Takengon semakin ramai dikunjungi wisatawan. Semakin banyak penduduknya yang terserap dalam dunia kerja ’pariwisata’.
Mereka sangat gesit dan cekatan dalam menerima orderan, seperti antar-jemput, membelikan sesuatu dan sebagainya.
Hal lainnya yang mulai bertumbuh di Kota Takengon adalah sektor-sektor pendukung pariwisata lainnya. Seperti sektor perdagangan dan industri pengolahan.
Keduanya juga tumbuh cukup pesat seiring sektor pariwisata di Kota Takengon yang meningkat tajam.
Bermunculan berbagai gerai ritel minimarket seperti Indomart dan Alfamart di berbagai sudut Kota Takengon juga pusat perdagangan grosir/eceran pakaian.
Hal ini tentu juga merupakan kabar yang baik bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Takengon. Industri pengolahan makanan dan minuman juga tidak kalah.
Bermunculan usaha industri makan/minum rumah tangga yang turut serta meningkatkan sektor pariwisata. Kopi-kopi yang diolah oleh tangan-tangan hebat peracik kopi adalah salah satunya.
Apakah anda tahu? Jika kita akses Google Trends dan membandingkan antara pencarian ”Takengon” dan ”Sabang” pada saat Liburan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022 hingga 2024 misalnya akan kita temukan bahwa jumlah pencarian ”Takengon” lebih banyak daripada ”Sabang”.
Misal pada tanggal 13 April 2024 yang lalu. Terdapat 100 pencarian ”Takengon” di google, sedang Sabang sebanyak 88 kali pencarian.
Tentu hal ini menjadi sesuatu yang cukup menggembirakan. Pariwisata Kota Takengon mulai diminati oleh masyarakat dalam dan luar Provinsi Aceh.
Namun ada beberapa hal yang harus menjadi catatan penting bagi kemajuan dan keberlangsungan pariwisata di Kota Takengon.
Yang pertama tentu kita harus setuju bahwa jalan di dalam kota sangat buruk. Lubang dan genangan air dimana-mana.
Jangankan untuk wisatawan, bagi penduduk lokal tentu hal ini sangat tidak nyaman.
Pemerintah daerah dalam hal ini diharapkan segera melakukan tindakan dengan segera melakukan perbaikan pada jalan-jalan di dalam kota dan akses menuju objek-objek wisata.
Yang kedua, menurut saya adalah sampah. Di mana-mana masih banyak kita temukan tumpukan sampah. Jalan menuju Kota Takengon misalnya.
Di kiri kanan jalan banyak kita temukan sampah bertebaran. Yang bila kita bersihkan pun tak lama akan muncul sampah baru.
Kupi Senye
wisata
Takengon
Aceh Tengah
Danau Lut Tawar
Opini Tribun Gayo
Kusni Rohani Rumahorbo
Ketua Komunitas Soloh
TribunGayo.com
| Anak-anak Kita Sedang Diburu |
|
|---|
| Bimbingan Pernikahan dan Ketahanan Keluarga Muslim: Ikhtiar Membangun Generasi Berkualitas |
|
|---|
| Dari Ruang Kelas untuk Bumi: Mengenang Enam Bulan Pascabencana Hidrometeorologi |
|
|---|
| Idul Adha Menyembelih Sifat Kebinatangan dalam Diri |
|
|---|
| Menyembelih Ego: Hikmah Terdalam dari Syiar Qurban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/KUSNI-KUPI-SENYE.jpg)