Rabu, 10 Juni 2026

Kupi Senye

Wajah Pariwisata Kota Takengon

Semoga Kota Takengon semakin ramai dikunjungi wisatawan. Semakin banyak penduduknya yang terserap dalam dunia kerja ’pariwisata’.

Tayang:
For TribunGayo.com
Ketua Komunitas Soloh Takengon, Kusni Rohani Rumahorbo SST MSi. 

Untuk wilayah tertentu memang sudah ada petugas sampah yang berkeliling mengambil sampah, ke rumah-rumah.

Namun di banyak kampung, sampah masih dibuang ke belakang rumah atau parit depan rumah. Sehingga saat hujan, sampah terbawa ke tempat yang lebih rendah, seperti jalan raya, sungai dan danau.

Rumah tangga atau personal yang membuang sampah sembarang masih belum dikenakan sanksi tegas. Sehingga perlu adanya gerakan bersama yang tertuang ke dalam qanun, misalnya.

Ketiga, mengenai biaya masuk atau biaya parkir yang tidak sesuai dengan fasilitas yang dimiliki oleh objek wisata. Perlu adanya pembinaan dan aturan dari pihak terkait untuk hal ini. Sehingga pengunjung tidak merasa kecewa.

Semoga Kota Takengon semakin ramai dikunjungi wisatawan. Semakin banyak penduduknya yang terserap dalam dunia kerja ’pariwisata’.

Semakin banyak produk-produk yang dihasilkan dikonsumsi oleh para pengunjung. Semoga pajak-pajak yang ditarik dari pengusaha dimanfaatkan dengan maksimal untuk pembangunan daerah terutama sektor pariwisata itu kembali.

Dan tidak lupa, semoga Kota Takengon mulai berbenah dengan serius untuk menyambut pengunjung wisata dengan memperbaiki hal-hal yang menjadi penunjangnya. (*)

*) Penulis adalah Ketua Komunitas Soloh Takengon

KUPI SENYE adalah rubrik opini pembaca TribunGayo.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

 

Sumber: TribunGayo
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved