Peringatan Hari Didong Akan di Selenggarakan 5 Agustus 2024 oleh Perikogading
Organisasi Perkumpulan Seni Kopi Gayo Didong Runcang (Perikogading) berkomitmen untuk menyelenggarakan peringatan Hari Didong pada 5 Agustus 2024.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Malikul Saleh
Laporan Fikar W.Eda | Jakarta
TRIBUNGAYO.COM, JAKARTA - Organisasi Perkumpulan Seni Kopi Gayo Didong Runcang (Perikogading) berkomitmen untuk menyelenggarakan peringatan Hari Didong pada 5 Agustus 2024.
Pendiri dan Pembina organisasi tersebut, dr. H. Eddi Junaidi, SpOG, SH, MKes, yang baru kembali dari tanah suci dalam rangka menjalankan ibadah haji, menyampaikan bahwa peringatan Hari Didong akan tetap dilaksanakan sesuai rencana.
"Insya Allah kita jalankan seperti yang pernah kita rencanakan," kata dr. H. Eddi Junaidi.
Peringatan Hari Didong pada tanggal 5 Agustus diputuskan dalam seminar didong yang dihadiri oleh 200 ceh dan seniman didong di Hotel Parkside Takengon pada 5 Agustus 2023 silam.
Seminar tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi dan pelestarian seni didong di tanah Gayo.
Hari Didong adalah sebuah perayaan tahunan yang didedikasikan untuk menghormati dan melestarikan seni didong, salah satu warisan budaya khas Gayo.
Didong merupakan seni tradisional yang menggabungkan unsur nyanyian, tarian, dan sastra, serta seringkali disajikan dalam bentuk pertunjukan yang melibatkan banyak orang.
Seni didong memiliki sejarah panjang dalam budaya Gayo.
Pertunjukan didong biasanya melibatkan dua kelompok yang saling berbalas pantun dan bernyanyi, dipimpin oleh seorang ceh (penyair didong).
Didong bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga media untuk menyampaikan pesan moral, kritik sosial, dan pendidikan kepada masyarakat.
Peringatan Hari Didong bertujuan untuk:
- Melestarikan dan mengembangkan seni didong sebagai bagian integral dari budaya Gayo.
- Menghormati para ceh dan seniman didong yang telah berkontribusi dalam menjaga warisan budaya ini.
- Meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya melestarikan seni tradisional.
Dr. H. Eddi Junaidi berharap peringatan Hari Didong tahun ini dapat berjalan lancar dan mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat Gayo.
"Kami mengundang semua pihak untuk turut serta dalam peringatan ini, sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian warisan budaya kita," tambahnya. (*)
| Waspadai Potensi Hujan Ringan hingga Lebat Disertai Angin Kencang di Aceh |
|
|---|
| Aceh Rawan Bencana, BNPB Siapkan Sistem Peringatan Dini |
|
|---|
| Ketua KP2 ALA Meriahkan Perayaan Hari Didong 2025 di HB Jassin Jakarta |
|
|---|
| Didong Gayo jadi Media Edukasi Mitigasi Bencana Ditengah Burni Telong Level II |
|
|---|
| Semarak Hari Didong, Penyair dan Deklamator Baca Terjemahan Syair Didong Karya Maestro Udin Musara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Mengenal-Beberapa-Istilah-dalam-Seni-Didong-Gayo-Ada-Sare-dan-Tep-Onem.jpg)