Berita Aceh Tengah
Kopi Gayo dan Peran yang Bisa Dimainkan Program ESG Perbankan
Di pasar internasional kopi ini dikenal dengan berbagai nama seperti Gayo Mountain Coffee, Mandheling Gayo, Sumatra Gayo, dan Sumatra Mandheling.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Sri Widya Rahma
TRIBUNGAYO.COM, ACEH TENGAH - Matahari pucat dalam segelas kopi, dicampur setengah sendok bintang temaram, Sisa tadi malam.
Diaduk dengan tangkai bulan sabit, diseduh dalam panas air matamu.
Kuseruput lagi pagi ini, tetes demi tetes perih petani di kafe pencakar langit.
Di Gayo, kopi adalah napas kehidupan.
Dituang dalam cangkir harapan.
Kopi juga nafas cinta.
Diminum penuh gelora dari bibir cakrawala.
Ayo seduh kopi,
Kita teguk dunia.
(Fikar W Eda, 2013).
Puisi ini berjudul "Kopi Pagi Kopi Gayo" menyiratkan ekspresi betapa dekatnya hubungan kopi dengan masyarakat Gayo, yang mendiami Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Dua Kabupaten penghasil utama kopi arabika berlabel Kopi Gayo.
Dengan luas lahan mencapai 106 ribu hektare, kopi bukan sekadar komoditas, melainkan warisan hidup yang menghidupi ribuan keluarga.
Kopi Gayo telah mendapatkan tempat istimewa di lidah para penikmat kopi, baik di dalam maupun luar negeri.
Keunggulannya sebagai kopi organik yang dibudidayakan secara alami, tanpa pupuk kimiawi, menjadikannya pilihan utama bagi mereka yang mencari cita rasa terbaik.
Letak geografis Tanah Gayo yang berada di gugus Bukit Barisan menjadikannya tempat ideal untuk perkebunan kopi.
Dengan ketinggian 900 hingga 1.700 meter di atas permukaan laut dan curah hujan rata-rata 1.643 mm per tahun.
Kondisi ini menciptakan lingkungan sempurna bagi pertumbuhan kopi berkualitas tinggi.
Pada tahun 2006/2007 saja, ekspor kopi arabika dari Pelabuhan Belawan, Medan, mencapai 48.637 ton dengan nilai USD 150,4 juta.
Kopi Gayo menyumbang lebih dari 50 persen dari total ekspor kopi arabika Indonesia, dengan nilai Rp 690 miliar.
kopi gayo
puisi
penikmat kopi
pasar internasional
Amerika Serikat sebagai konsumen terbesar
Tanah Gayo
Takengon
Bener Meriah
Aceh Tengah
TribunGayo.com
berita tribun gayo hari ini
| Delapan Segmen Parkir di Aceh Tengah Ternyata Dikuasai Preman, Potensi PAD Rp3,2 Miliar Bocor |
|
|---|
| Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Kebayakan Aceh Tengah, 2 Unit Lain Ikut Terdampak |
|
|---|
| Petani Menjerit, Harga Pupuk dan Mulsa di Takengon Melonjak Tajam |
|
|---|
| YARA dan MaTA Desak Transparansi Dugaan Korupsi Dana Hibah Panwaslih Aceh Tengah |
|
|---|
| Lahan Milik Warga Ketol Aceh Tengah Terbakar, Nyaris Merembet ke Puluhan Hektare Kebun Tebu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Memetik-Kopi-Arabika-Gayo.jpg)