Berita Aceh Tengah
Kopi Gayo dan Peran yang Bisa Dimainkan Program ESG Perbankan
Di pasar internasional kopi ini dikenal dengan berbagai nama seperti Gayo Mountain Coffee, Mandheling Gayo, Sumatra Gayo, dan Sumatra Mandheling.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Sri Widya Rahma
Selain itu, perbankan dapat mengembangkan program pelatihan pertanian berkelanjutan.
Termasuk distribusi bibit pohon kopi untuk mendukung reboisasi dan keberlanjutan perkebunan.
Aspek Pemberdayaan Sosial
Dari sisi sosial, program ESG perbankan berfokus pada peningkatan kapasitas dan kesejahteraan petani kopi Gayo.
Salah satu bentuknya adalah pemberian kredit usaha bagi pengusaha kopi skala menengah yang sering kali terkendala modal.
Dukungan lain yang sangat dibutuhkan adalah penyediaan lantai jemur hidrolik untuk pengeringan pasca panen.
Dengan curah hujan tinggi banyak petani dan pengusaha kopi masih mengandalkan lantai jemur tradisional, yang tidak optimal saat hujan turun.
Solusi ini akan membantu meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi kopi Gayo.
Selain itu, pelatihan bagi petani untuk beradaptasi dengan regulasi pasar global juga menjadi kebutuhan mendesak.
Dengan demikian kopi Gayo dapat terus menembus pasar internasional tanpa kendala.
Selanjutnya, perbankan bisa menyediakan dukungan modal kepada para penyelenggara event seperti Desember Kopi Gayo yang sudah diselenggarakan sejak 2016.
Event budaya dalam rangka mengisi panen raya kopi adalah bentuk usaha menciptakan peluang usaha baru dalam bisnis pariwisata dan pengembangan seni budaya.
Para seniman dan insan-insan kreatif memperoleh ruang ekspresi dalam event Desember Kopi dengan mengolah pertunjukan berbasis kopi dalam bentuk karya tari, musik, sastra dan sebagainya.
Sehingga para wisatawan juga memperoleh "asupan seni" pada saat mengunjungi Tanah Gayo, sehingga selain menikmati kopi juga dimanjakan dengan seni kopi.
Kedatangan wisatawan ini menciptakan efek domino luar biasa bagi sektor lainnya.
Aspek Tata Kelola
Dalam aspek tata kelola, bank dapat menerapkan prinsip ESG dalam penilaian pembiayaan bagi korporasi dan petani kopi.
Ini mencakup evaluasi risiko lingkungan, persyaratan khusus terkait praktik keberlanjutan.
Hingga suku bunga pinjaman yang disesuaikan dengan tingkat kepatuhan terhadap standar ESG.
Pendekatan ini akan mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan dalam rantai pasok kopi Gayo.
Secara keseluruhan, implementasi ESG di sektor perbankan akan berkontribusi signifikan terhadap kelestarian kopi Gayo.
Melalui dukungan finansial, pelatihan, dan pengembangan kapasitas, perbankan dapat membantu memastikan bahwa kopi Gayo tetap berkelanjutan, kompetitif di pasar global, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Gayo.
Kopi Gayo bukan sekadar minuman, ia adalah identitas, budaya, dan warisan yang harus dijaga dari generasi ke generasi. (*)
Baca juga: Tim Kepelatihan Anyar Timnas Indonesia Pantau Langsung Liga 1 di Stadion Patriot
Baca juga: Dua Oknum Polisi di Semarang Ditangkap Usai Memeras Pasangan Sejoli Hingga Ancam Warga
Baca juga: Jadwal Liga Voli Korea: Red Sparks Hanya Tanding Sekali Pekan Ini
kopi gayo
puisi
penikmat kopi
pasar internasional
Amerika Serikat sebagai konsumen terbesar
Tanah Gayo
Takengon
Bener Meriah
Aceh Tengah
TribunGayo.com
berita tribun gayo hari ini
| Delapan Segmen Parkir di Aceh Tengah Ternyata Dikuasai Preman, Potensi PAD Rp3,2 Miliar Bocor |
|
|---|
| Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Kebayakan Aceh Tengah, 2 Unit Lain Ikut Terdampak |
|
|---|
| Petani Menjerit, Harga Pupuk dan Mulsa di Takengon Melonjak Tajam |
|
|---|
| YARA dan MaTA Desak Transparansi Dugaan Korupsi Dana Hibah Panwaslih Aceh Tengah |
|
|---|
| Lahan Milik Warga Ketol Aceh Tengah Terbakar, Nyaris Merembet ke Puluhan Hektare Kebun Tebu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Memetik-Kopi-Arabika-Gayo.jpg)