Sabtu, 11 April 2026

GOS TAKENGON BERALIH FUNGSI

Kondisi GOS Takengon Memprihatinkan

Kondisi bangunan Gedung Olah Seni (GOS) kini menjadi sorotan tak hanya dari struktur bangunan namun juga segi fungsionalnya yang kian terkaburkan.

|
Penulis: Cut Eva Magfirah | Editor: Sri Widya Rahma
Cut Eva Magfirah/TRIBUNGAYO.COM
GOS TAKENGON - Gedung Olah Seni (GOS) di Jalan Kommondor Yos Sudarso Takengon, Aceh Tengah, Rabu (11/6/2025). Kondisi bangunan GOS kini menjadi sorotan tak hanya dari struktur bangunan namun juga fungsionalnya yang kian terkaburkan. 

TRIBUNGAYO.COM,TAKENGON - Gedung Olah Seni (GOS)  yang terletak di Jalan Kommondor Yos Sudarso Takengon, Aceh Tengah tampak lusuh dan tua ditengah kota.

Kondisi bangunan yang kini menjadi sorotan tak hanya dari struktur bangunan namun juga fungsionalnya yang kian terkaburkan.

Sesuai namanya, GOS Takengon didirikan sebagai pusat kegiatan seni di kabupaten Aceh Tengah.

Gedung ini didirikan pada masa kepemimpinan Bupati Aceh Tengah ke-10, H Mohammad Beni Bantacut BA, pada periode 1975- 1985. 

Selama empat dekade, gedung ini seolah berdiri tanpa perubahan, mempertahankan bentuk dan wajah yang nyaris identik seperti saat pertama kali dibangun.

Kini, pada tahun 2025, kondisi GOS terlihat cukup memprihatinkan. 

Dari pantauan TribunGayo.com, pada, Rabu (11/6/2025), cat putih yang mendominasi bagian depan gedung tampak kusam dan usang. 

Di atas pintu utama, ornamen khas motif kerawang Gayo tampak dikelilingi dinding dan tiang-tiang yang menunjukkan kerusakan ringan. 

Beberapa kabel listrik tampak menjuntai tidak rapi, mempertegas kesan bangunan tua yang kurang perawatan.

Di bagian atap, kerusakan terlihat semakin nyata. Papan kayu mulai lapuk dan sebagian plafon berjamur dan menghitam akibat kelembapan tinggi. 

Tampak samping dan depan GOS
Gedung Olah Seni (GOS) di Jalan Kommondor Yos Sudarso Takengon, Aceh Tengah, Rabu (11/6/2025). Tampak sisi kanan dan depan GOS (TribunGayo/Cut Eva Magfirah)

Tiang-tiang bangunan di sisi kanan GOS yang didominasi warna oranye dan putih dengan cat yang terkelupas serta adanya keretakan ringan.

Kemudian dibagian belakang gedung semakin mempertegas kondisi GOS yang kini butuh perhatian.

Bagaimana tidak, terlihat tanda-tanda keusangan dengan jendela yang kehilangan sebagian kacanya dan hanya ditutupi kertas putih.

Namun dibagian dalam GOS memperlihatkan kondisi yang lebih baik.

Dimana, interior GOS Takengon tampak lebih baik dengan atap dan lantai yang masih terawat.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved