Kupi Senye
Jarak yang Membentang, Bencana yang Menyisakan Duka
Banyak warung makan yang menyediakan makanan gratis untuk mahasiswa dengan alamat KTP Sumatra- Aceh.
Semua itu hanya bisa digantikan dengan kata-kata lewat telepon atau pesan singkat.
Pada akhirnya, keresahan anak rantau adalah gambaran betapa kuatnya ikatan emosional dengan kampung halaman.
Jarak memang membatasi langkah, tetapi tidak pernah mampu memutuskan rasa cinta dan kepedulian.
Bencana banjir dan longsor di Sumatra- Aceh, menjadi ujian berat, bukan hanya bagi masyarakat yang terdampak langsung, tetapi juga bagi anak rantau yang harus menanggung beban emosional dari jauh.
Bencana banjir dan longsor di Sumatra-Aceh menyisakan duka yang mendalam, terutama bagi anak rantau yang hanya bisa merasakan keresahan dari kejauhan.
Namun, jarak bukanlah penghalang untuk peduli. Doa, dukungan, dan solidaritas tetap bisa menjadi jembatan yang menghubungkan hati dengan kampung halaman.
Bencana ini seharusnya menjadi refleksi bersama bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah kekuatan yang mampu melampaui jarak, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan menghadapi bencana di masa depan. (*)
*) Penulis adalah Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Semester 6 Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam asal Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah.
KUPI SENYE adalah rubrik opini pembaca TribunGayo.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca juga: Maestro Didong Ceh M Din dan Ceh Mahlil Angkat Bencana Hidrometeorologi dalam Syair Didong
Baca juga: Bencana Hidrometeorologi dalam Perspektif Agama: Bala, Ujian dan Teguran Ilahi
Opini TribunGayo
bencana
longsor
banjir bandang
Aceh Tengah
Takengon
Ahmad Syafiq Sidqi
mahasiswa
TribunGayo.com
| Anak-anak Kita Sedang Diburu |
|
|---|
| Bimbingan Pernikahan dan Ketahanan Keluarga Muslim: Ikhtiar Membangun Generasi Berkualitas |
|
|---|
| Dari Ruang Kelas untuk Bumi: Mengenang Enam Bulan Pascabencana Hidrometeorologi |
|
|---|
| Idul Adha Menyembelih Sifat Kebinatangan dalam Diri |
|
|---|
| Menyembelih Ego: Hikmah Terdalam dari Syiar Qurban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Ahmad-syafiq-sidqi-mahasiswa-asal-jagong-jeget.jpg)