Bahwa stabilitas masyarakat tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan barang, tetapi juga oleh kualitas informasi yang beredar di tengah publik.
Sebuah pesan singkat bisa saja tampak sepele, tetapi ketika ia dipercaya tanpa verifikasi, dampaknya bisa meluas ke berbagai aspek kehidupan, mulai ekonomi terganggu, harga barang naik, mobilitas masyarakat terhambat, bahkan kepercayaan publik bisa ikut tergerus.
Karena itu, yang perlu kita bangun bukan hanya sistem distribusi yang kuat, tetapi juga budaya berpikir yang sehat.
Budaya yang tidak mudah panik, tidak mudah terprovokasi, dan tidak tergesa-gesa menyimpulkan sesuatu yang belum jelas kebenarannya.
Pada akhirnya, masyarakat yang kuat bukanlah masyarakat yang paling cepat bereaksi terhadap setiap informasi, melainkan masyarakat yang mampu menjaga ketenangan dan menggunakan akal sehatnya.
Sebab, dalam dunia digital yang dipenuhi arus informasi yang deras, kecerdasan sejati bukan terletak pada seberapa cepat kita membagikan kabar, tetapi pada seberapa bijak kita memahaminya.
*) Penulis adalah Kepala Perwakilan YARA Tanoh Gayo.
KUPI SENYE adalah rubrik opini pembaca TribunGayo.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.